6 Photos
Potret Pilu Kecelakaan Feri Bawa Ratusan Orang, Bayi Jadi Korban
Sebuah feri dengan lebih dari 350 orang tenggelam Senin pagi di laut selatan Filipina, menewaskan sedikitnya 18 orang dan menyebabkan 24 orang masih hilang.
Sebuah feri dengan lebih dari 350 orang di dalamnya tenggelam pada Senin (26/1/2026) pagi di laut yang bergelombang di lepas pantai selatan Filipina. Mengutip AFP siang waktu setempat, peristiwa ini menewaskan sedikitnya 18 orang dan menyebabkan 24 orang masih hilang. (Tangkapan Layar Video Reuters/PHILIPPINE COAST GUARD HANDOUT)
MV Trisha Kerstin 3 mengirimkan sinyal bahaya sekitar pukul 01:50 pagi, empat jam setelah berangkat dari Pelabuhan Kota Zamboanga di ujung barat daya Mindanao. Video yang dirilis oleh gubernur provinsi Basilan menunjukkan para korban selamat yang bertelanjang kaki dibungkus selimut dan ditempatkan di tandu, sementara korban tenggelam dibawa lewat dalam kantong jenazah. (Tangkapan Layar Video Reuters/PHILIPPINE COAST GUARD HANDOUT)
Setidaknya 317 orang telah diselamatkan sejauh ini, menurut perhitungan terbaru oleh Penjaga Pantai Filipina, dengan 18 orang dipastikan tewas dan 24 orang masih hilang di tengah operasi pencarian dan penyelamatan yang sedang berlangsung. (Tangkapan Layar Video Reuters/PHILIPPINE COAST GUARD HANDOUT)
Potret pilu terlihat saat seorang petugas penjaga pantai menggendong bayi saat para korban kecelakaan kapal feri tiba di pelabuhan Isabela, provinsi Basilan, Filipina selatan, dalam gambar diam yang diperoleh dari video media sosial. (Mujiv Hataman via Facebook/via REUTERS)
"Ada rasa haru di hati kami setiap kali kami mengangkat telepon. Suara mereka terdengar khawatir," kata Sheryl Balondo, seorang petugas penyelamat. "Yang bisa kami katakan hanyalah bahwa, sampai saat ini, kami belum memiliki daftar akhir (nama-nama), karena operasi pencarian dan evakuasi masih berlangsung." (Mujiv Hataman via Facebook/via REUTERS)
Kapal feri sepanjang 44 meter (144 kaki) itu tenggelam sekitar lima kilometer di sebelah timur Pulau Baluk-Baluk, bagian dari gugusan pulau di provinsi Basilan di lepas pantai semenanjung Zamboanga. "Berdasarkan keterangan beberapa korban selamat, perairan di daerah tersebut bergelombang pada saat itu," kata juru bicara Penjaga Pantai Filipina, Noemie Cayabyab, dalam sebuah wawancara televisi. (Mujiv Hataman via Facebook/via REUTERS)