MARKET DATA

Peringatan Hujan Lebat, BMKG Ingatkan Wilayah Ini Siap Siaga

Intan Rakhmayanti Dewi,  CNBC Indonesia
24 January 2026 15:30
Warga melintasi banjir yang melanda pemukiman penduduk di Kawasan Taman Kota, Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat, Jumat (23/1/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Warga melintasi banjir yang melanda pemukiman penduduk di Kawasan Taman Kota, Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat, Jumat (23/1/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Beberapa hari terakhir sebagian wilayah Indonesia diguyur hujan dengan intensitas lebat. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, sekitar 80,7% wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan.

Kejadian cuaca signifikan tersebut diakibatkan oleh kombinasi beberapa faktor, terutama faktor regional yaitu keberadaan sirkulasi siklonik, dan penguatan monsun dingin Asia.

Selain itu, dua bibit siklon tropis terpantau di sekitar Indonesia, masing-masing Bibit Siklon Tropis 91S di Samudra Hindia selatan Sumbawa dan Bibit Siklon Tropis 92P di Teluk Carpentaria.

Bibit 91S berpotensi tinggi berkembang menjadi siklon tropis dalam 48-72 jam, sementara 92P memiliki potensi rendah dalam 24-72 jam. Kedua sistem ini membentuk area konvergensi angin dan meningkatkan kecepatan angin lebih dari 25 knot di sejumlah perairan selatan Indonesia.

Penguatan Monsun Asia turut membawa suplai massa udara lembap dari Laut Cina Selatan ke Indonesia, diperkuat oleh seruakan dingin (cold surge) dari Siberia, demikian dikutip dari laman resmi BMKG, Sabtu (24/1/2026).

BMKG menilai kombinasi fenomena atmosfer global hingga lokal, termasuk ENSO fase negatif (La Niña lemah), CENS, MJO, Rossby, dan Kelvin, meningkatkan potensi hujan dan cuaca ekstrem, khususnya di wilayah selatan Indonesia.

Dalam prospek cuaca periode 23-25 Januari 2026, hujan ringan hingga lebat berpotensi terjadi di berbagai wilayah, dengan status Awas untuk Banten dan DKI Jakarta. Serta Siaga (hujan lebat-sangat lebat) untuk sejumlah daerah di Jawa, Bali, Lampung dan Nusa Tenggara.

Pada periode 26-29 Januari 2026, perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang terjadi di Aceh, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah dan Papua.

Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut:

Siaga (Hujan lebat - sangat lebat): Banten, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Papua Pegunungan.

Angin Kencang: Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.

(dce)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article BMKG Ingatkan Siaga Bencana, Hujan Lebat Landa RI Sepekan ke Depan


Most Popular
Features