Bulog Pastikan Tak Dapat Kuota Impor Daging Beku Kerbau Impor di 2026
Jakarta, CNBC Indonesia - Perum Bulog dipastikan tidak mendapat penugasan impor daging beku kerbau pada tahun ini. Penugasan impor daging beku tersebut dialihkan kepada BUMN pangan lain, sejalan dengan arahan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman.
Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, Bulog tidak lagi mengimpor daging kerbau beku karena kuota penugasan sudah diberikan kepada BUMN lain, yakni Berdikari.
"Terkait dengan daging kerbau beku. Jadi sesuai dengan arahan dari Pak Menteri Pertanian, kemarin kuotanya sudah diberikan ke BUMN pangan lain, dalam hal ini fokusnya ke Berdikari. Jadi Bulog tidak mengimpor daging kerbau beku," kata Rizal saat konferensi pers di Bulog Business District, Jakarta, Jumat (23/1/2026).
Dengan keputusan itu, Bulog kini memfokuskan perannya pada komoditas pangan pokok lain yang dinilai lebih prioritas untuk mendukung kebutuhan masyarakat, seperti beras, minyak goreng, dan gula.
"Jadi Bulog fokus dengan beras, minyak, kemudian gula, untuk support kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Dua tahun lalu, yakni tahun 2024, Bulog sempat mendapatkan penugasan impor daging kerbau beku asal India untuk mengantisipasi kebutuhan daging saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Namun, pada tahun 2025 lalu Bulog juga tidak mendapatkan penugasan serupa, karena penugasan impor daging kerbau beku diberikan kepada ID Food.
[Gambas:Video CNBC]