Diminta Jualan Lagi, Pedagang Daging Jabodetabek Ada Kabar Baik Ini

Ferry Sandi, CNBC Indonesia
Jumat, 23/01/2026 10:30 WIB
Foto: Pedagang daging sapi tampak mulai melakukan aksi mogok berjualan mulai Kamis (22/1/2026) hingga tiga hari kedepan, di mana aksi ini merupakan bentuk kekecewaan pedagang akibat stok yang tersedia terbatas. (CNBC Indonesia/Chandra)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gejolak pasokan dan harga daging sapi yang sempat memicu aksi mogok dagang di sejumlah pasar Jabodetabek mulai menemukan titik terang. Ketua Umum Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI) Asnawi menyampaikan bahwa organisasi pedagang kini menginstruksikan seluruh anggotanya kembali membuka aktivitas pemotongan dan berdagang seperti biasa.

Asnawi mengungkapkan, keputusan tersebut lahir dari sebuah pertemuan penting yang melibatkan pemerintah dan para pelaku usaha dari hulu hingga hilir. Dalam forum itu, berbagai kepentingan dipertemukan agar tidak terjadi lagi tarik-menarik yang merugikan pasar dan konsumen.

"Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi pada hari Kamis, 22 Januari 2026 sore ini di Kantor Kementerian Pertanian RI dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Bapak Agung Suganda yang dihadiri oleh para pihak terkait yaitu BAPANAS, Pimpinan GAPUSPINDO, Pelaku Usaha Importir Ternak Ruminansia Besar Bakalan (Feedloter), Ketua Umum JAPPDI, Ketua APDI, Kapoksi Lingkup Direktorat Kesehatan Hewan, Kapoksi Lingkup Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner, dan Kapoksi Lingkup Direktorat Hilirisasi Hasil Peternakan," dalam surat terbuka JAPPDI kepada para anggotanya, dikutip Jumat (23/1/2026).


Dialog lintas pihak ini menjadi krusial karena persoalan daging sapi tidak bisa diselesaikan sepihak. Pemerintah, importir, feedlotter, hingga pedagang eceran harus duduk bersama agar alur distribusi tidak tersendat. Dari pertemuan itulah, disepakati sebuah patokan yang diharapkan memberi kepastian usaha bagi pedagang.

"Harga sapi siap potong timbang hidup di feedlot Rp55.000/Kg berlaku sejak hari Kamis, 22 Januari 2026 hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri Maret 2026," kata Asnawi.

Kepastian harga di tingkat hulu ini akan langsung berdampak pada stabilitas harga di pasar. Dengan ongkos bahan baku yang lebih terukur, pedagang memiliki ruang untuk kembali berjualan tanpa kekhawatiran merugi. Di sisi lain, konsumen juga diharapkan tak lagi dibayangi lonjakan harga menjelang Ramadan dan Lebaran.

Foto: Pedagang daging sapi tampak mulai melakukan aksi mogok berjualan mulai Kamis (22/1/2026) hingga tiga hari kedepan, di mana aksi ini merupakan bentuk kekecewaan pedagang akibat stok yang tersedia terbatas. (CNBC Indonesia/Chandra)
Pedagang daging sapi tampak mulai melakukan aksi mogok berjualan mulai Kamis (22/1/2026) hingga tiga hari kedepan, di mana aksi ini merupakan bentuk kekecewaan pedagang akibat stok yang tersedia terbatas. (CNBC Indonesia/Chandra)

Tak berhenti di situ, Asnawi juga menegaskan bahwa kesepakatan tersebut harus segera diikuti dengan pemulihan aktivitas perdagangan. Menurutnya, kelancaran distribusi daging sangat bergantung pada berfungsinya rumah potong hewan dan pedagang pasar secara serempak.

"Seluruh RPH/TPH, pelaku usaha bandar jagal, para pelaku pedagang daging eceran di pasar-pasar Se-Jabodetabek wajib beraktivitas kembali dan tidak ada lagi aksi mogok libur berdagang," tulis Asnawi.

Lebih jauh, ia menyebut instruksi ini bukan sekadar imbauan moral, melainkan mandat organisasi kepada seluruh anggota. Asnawi menekankan bahwa keberlanjutan usaha pedagang justru akan terancam jika aksi mogok berlarut-larut dan membuat konsumen kehilangan akses pada daging sapi.

"Kami sebagai pengurus dan ketua umum DPP JAPPDI diamanahkan dan dimandatkan dengan ini diminta teman-teman anggota JAPPDI sebagai pelaku usaha bandar jagal dan pedagang daging eceran di pasar-pasar Se-Jabodetabek diminta untuk kembali beraktivitas mulai malam hari ini dan seterusnya dan tidak ada lagi aksi mogok tidak berjualan," katanya.


(fys/wur)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Pedagang Daging Jabodetabek Mogok Berjualan