01:03
Video: Daya Beli Lesu & Insentif Dipangkas, Nasib Penjualan EV 2026?
Jakarta, CNBC Indonesia- Adopsi kendaraan listrik di Indonesia sepanjang tahun 2025 disebut Sekjen Asosiasi Ekosistem Mobilitas Listrik (AEML), Rian Ernest masih berada dalam tahap awal dan di harapkan pada 2026 bisa menjadi tahun optimalisasi bagi peningkatan penggunaan electric vehicle (EV).
Meski demikian, industri kendaraan listrik RI masih menghadapi sejumlah tantangan terkait daya beli yang masih mengalami tekanan. Selain itu insentif EV yang dipangkas turut menjadi hambatan yang harus dapat diatasi oleh produsen dan distributor EV.
Khusus sektor mobil listrik, penjualan yang sudah mencapai 10% dari total penjualan mobil nasional di 2025 menjadi sinyal harapan bagi peningkatan penjualan 2026.
Seperti apa prospek dan tantangan mendorong penjualan mobil listrik? Selengkapnya simak Dialog Bunga Cinka dengan Sekjen Asosiasi Ekosistem Mobilitas Listrik (AEML), Rian Ernest dalam AutoBizz di CNBC Indonesia (Rabu, 21/01/2026)