Kebakaran Dahsyat Mal di Pusat Bisnis, Belasan Tewas-Puluhan Hilang
Jakarta, CNBC Indonesia - Kebakaran besar melanda sebuah pusat perbelanjaan di Karachi, Pakistan. Lebih dari 60 orang dilaporkan masih hilang, sementara jumlah korban tewas akibat insiden itu meningkat menjadi sedikitnya 11 orang.
Kebakaran terjadi di Gul Plaza, sebuah pusat perbelanjaan bertingkat yang luas di kota terbesar dan terpadat di Pakistan. Api mulai berkobar pada Sabtu malam dan terus membakar bangunan selama lebih dari 24 jam, menyulitkan proses evakuasi dan penyelamatan di kawasan yang padat aktivitas.
Polisi bedah Karachi, Summaiya Syed, mengatakan kepada Reuters bahwa jumlah korban meninggal dunia telah bertambah menjadi 11 orang. Sementara itu, Wali Kota Karachi, Murtaza Wahab, menyatakan pada Minggu bahwa lebih dari 60 orang masih belum ditemukan setelah kebakaran tersebut.
Petugas pemadam kebakaran menjelaskan bahwa kondisi bangunan sangat menyulitkan proses penyelamatan. Kurangnya ventilasi di dalam gedung menyebabkan asap tebal memenuhi seluruh area pusat perbelanjaan, sehingga menghambat petugas untuk menjangkau orang-orang yang diduga terjebak di dalam.
Gul Plaza diketahui menampung lebih dari 1.200 toko. Api yang cepat menyebar ke berbagai lantai membuat sebagian besar area bangunan tak dapat diakses selama berjam-jam. Kepadatan struktur dan tata ruang gedung turut memperparah situasi.
Menjelang Minggu malam, bagian-bagian besar bangunan dilaporkan runtuh. Puing-puing berupa rangka logam yang terpelintir, reruntuhan beton, unit pendingin udara, serta papan nama toko berserakan hingga ke badan jalan di sekitar lokasi.
Tim penyelamat memperingatkan bahwa sisa bangunan yang masih berdiri berada dalam kondisi tidak stabil dan berpotensi mengalami runtuhan lanjutan.
Menurut keterangan layanan penyelamatan, otoritas menerima panggilan darurat pertama pada Sabtu pukul 22.38 waktu setempat. Laporan awal menyebutkan bahwa sejumlah toko di lantai dasar telah terbakar. Namun, saat petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi, api sudah menjalar ke lantai-lantai atas dan melahap sebagian besar bangunan.
Kebakaran yang berlangsung lama dan kondisi struktur yang rapuh membuat operasi pencarian dan penyelamatan berjalan lambat. Hingga Senin, petugas masih menyisir reruntuhan untuk mencari kemungkinan korban selamat maupun jenazah, di tengah kekhawatiran akan runtuhan susulan di lokasi kejadian.
(luc/luc)