Ini Alasan Pemerintah Mau Bikin BUMN Tekstil Baru Modal Rp 100 T

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Rabu, 14/01/2026 19:16 WIB
Foto: Suasana arahan Presiden Prabowo pada Sidang Kabinet Paripurna, Istana Negara, Senin (15/11/2025). (Tangkapan layar Youtube Setpres RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto telah bertekad untuk memperkuat industri tekstil dan garmen Indonesia. Ini direalisasikan dengan rencana pendirian badan usaha milik negara (BUMN) baru yang bergerak di sektor tekstil.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa industri tekstil dan garmen merupakan garis hidup dari 7 juta pekerja di Indonesia. Di tengah perang tarif saat ini, Indonesia harus mampu mempertahankan 'nyawa' sektor ini.


"Dan pemerintah telah melakukan studi untuk ini. Dan melalui Danantara, kami akan menyediakan dana US$ 6 miliar (Rp 100,5 triliun, kurs Rp16.750/US$) untuk perusahaan yang akan berinvestasi. Dan kami akan memberikan insentif tertentu, termasuk dalam barang modal, teknologi baru, ekspor, proyek substitusi impor," papar Airlangga

Dengan strategi ini, Indonesia akan meningkatkan ekspornya dari US$ 4 miliar menjadi US$ 40 miliar dalam kurun waktu 10 tahun.

"Dan Indonesia akan menjadi pemain kelima dalam lanskap tekstil ini," katanya.


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Prabowo Kunjungi IKN, Cek Progres Pembangunan Hari Ini