MARKET DATA

Lumpur Bekas Banjir Sumatra Benaran Diincar Swasta? Tito Bilang Begini

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
14 January 2026 18:40
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat Pelepasan Taruna KKP Untuk Sumatra, Skadron 45 Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (15/1/2029). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)
Foto: Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat Pelepasan Taruna KKP Untuk Sumatra, Skadron 45 Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (15/1/2029). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjawab adanya minat dari pihak swasta untuk memanfaatkan lumpur yang menumpuk pasca bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Utara. Menurutnya sampai saat ini belum ada kepastian atau informasi yang pasti terkait hal itu sepengetahuannya.

"Itu banyak informasi, bahwa katanya ada yang tertarik membeli lumpur, saya belum dapat informasi yang pasti," kata Tito, di acara Pelepasan Taruna KKP Untuk Sumatra, Skadron 45 Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (15/1/2029).

Namun Tito menjelaskan, pemerintah saat ini masih terus melakukan upaya pembersihan lumpur yang mengendap di beberapa kabupaten dan kota. Selain itu dia juga sudah berkoordinasi dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin akan menggunakan lumpur itu sebagai bantalan tanggul di tepi sungai.

Dia bercerita, kondisinya sungai banyak yang mengalami pendangkalan bahkan sudah hampir sejajar dengan rumah warga, karena sedimen yang menumpuk. Sehingga butuh pengerukan dan menggunakan lumpur itu sebagai tanggul.

"Jadi dikerok setelah itu dijadikan tanggul, untuk menjaga jangan sampai nanti kalau ada banjir atau ada aliran yang air yang keras tidak tumpah ke kanan-kiri," kata Tito.

Sebelumnya dalam Rapat Koordinasi di Aceh, Kamis (1/1/2026) lalu, Presiden Prabowo Subianto mendapatkan laporan, ada pihak swasta yang mau memanfaatkan lumpur yang mengendap. Dia juga mempersilahkan kalau ada pihak swasta yang mau memanfaatkan lumpur bencana itu.

"Gubernur [Aceh] melaporkan, ada pihak-pihak swasta yang tertarik. Dia bisa memanfaatkan lumpurnya, di mana-mana. Jadi tidak hanya di sungai, di sawah dan sebagainya. Silakan, saya kira ini bagus sekali," kata Prabowo.

"Kalau bisa lumpurnya, kalau swasta mau beli, silakan."

Relawan dari berbagai lapisan masyarakat bekerja sama bersama personel TNI membersihkan sisa-sisa lumpur dan air banjir, baik di dalam maupun di luar area, RSUD Aceh Tamiang, Rabu (10/12/2025). (Dokumentasi Badan Komunikasi Pemerintah)Foto: Relawan dari berbagai lapisan masyarakat bekerja sama bersama personel TNI membersihkan sisa-sisa lumpur dan air banjir, baik di dalam maupun di luar area, RSUD Aceh Tamiang, Rabu (10/12/2025). (Dokumentasi Badan Komunikasi Pemerintah)
Relawan dari berbagai lapisan masyarakat bekerja sama bersama personel TNI membersihkan sisa-sisa lumpur dan air banjir, baik di dalam maupun di luar area, RSUD Aceh Tamiang, Rabu (10/12/2025). (Dokumentasi Badan Komunikasi Pemerintah)

(dce/dce)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Korban Tewas Banjir Bandang-Longsor Sumatra Bertambah, Ratusan Hilang


Most Popular
Features