MARKET DATA

Kementerian Transmigrasi & BSSN Lakukan Ini Buat Kampus Patriot

Khoirul Anam,  CNBC Indonesia
14 January 2026 11:05
Kementrans & BSSN
Foto: Dok: Transmigrasi

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Transmigrasi memperkuat infrastruktur digital dan keamanan siber guna mendukung pembangunan kawasan transmigrasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Kedua pihak sepakat untuk saling mendukung sesuai tugas dan fungsi masing-masing instansi.

Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan, pentingnya dukungan BSSN dalam penyediaan infrastruktur digital, khususnya jaringan internet yang stabil dan aman guna menunjang Kampus Patriot di sejumlah kawasan transmigrasi.

"Kami akan membangun tiga Kampus Patriot di Kawasan Barelang, Batam; Mamuju, Sulawesi Barat; dan Salor, Papua. Kami mohon bantuan BSSN untuk dukungan sinyal karena para mahasiswa akan menjalani pendidikan jarak jauh," ujar dia dikutip Rabu (14/1/2026).

Iftitah menjelaskan, Kementerian Transmigrasi akan memberikan beasiswa Patriot kepada mahasiswa S-2 dari tujuh kampus yakni Universitas Indonesia (UI), IPB University, Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Diponegoro (Undip), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Para penerima beasiswa patriot akan terjun langsung ke kawasan transmigrasi sebagai Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang bertugas menjadi tim pendahulu (advance) untuk melakukan pemetaan potensi wilayah. Mereka akan belajar di Kampus Patriot yang berlokasi di kawasan transmigrasi untuk menciptakan solusi yang dihadapi para transmigran.

"Tahun ini kami kirim mahasiswa untuk tinggal bersama transmigran. Mereka menjadi 'dokter' bagi transmigran, misalnya membantu persoalan hama, pertanian, dan lainnya," tutur dia.

Kepala BSSN, Letjen (Purn) Nugroho Sulistyo Budi menyambut baik kolaborasi tersebut dan menyatakan kesiapan BSSN untuk bersinergi dengan Kementerian Transmigrasi.

"Terima kasih atas kepercayaan kepada BSSN untuk mendukung Kementerian Transmigrasi. Kami siap berkoordinasi dan memberikan layanan. BSSN bekerja 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, untuk memonitor dinamika ancaman, khususnya yang menyasar kementerian dan lembaga," kata dia.

Dia juga menyatakan dukungan kepada Kementerian Transmigrasi khususnya dalam melindungi aset digital, termasuk pengamanan situs resmi dari potensi serangan siber.

"BSSN membantu monitoring dan support. Sistem transmigrasi juga sudah ada sejak November tahun lalu," ujar dia.

"Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerja sama lintas sektor guna mewujudkan ekosistem digital yang aman, andal, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung percepatan pembangunan kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia," pungkas Nugroho. 

(bul/bul)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Potensi Ekonomi Kawasan Transmigrasi Harus Dimanfaatkan


Most Popular
Features