Prabowo Komitmen Bersih-Bersih Sampah di RI, 34 Proyek Jalan Tahun Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden RI Prabowo Subianto berkomitmen untuk memulai proyek pengelolaan sampah menjadi energi atau waste to energy (WTE). Sebanyak 34 proyek 'bersih-bersih' sampah tersebut akan dimulai dalam waktu dekat.
Prabowo mengungkapkan, meski membutuhkan biaya besar, ia yakin proyek tersebut jika bisa dikelola dengan baik, dan akan berdampak baik bagi Indonesia.
"Program hilirisasi kita membutuhkan uang, tapi saya optimis dengan pengelolaan yang baik, kita akan mampu mencapai tujuan hilirisasi itu. Tahun ini dalam waktu dekat, saya diberi laporan, kita akan mulai 34 proyek waste to energy, yaitu sampah kita ubah, kita bersihkan menjadi listrik," ujarnya dalam acara Peresmian Kilang Minyak RDMP Balikpapan, Kalimantan Timur, dikutip Selasa (13/1/2026).
Prabowo menilai, proyek WTE itu sendiri nantinya akan membantu kota-kota dalam mengelola sampah yang menumpuk. Jika tidak segera dibersihkan, menrurutnya sampah yang terus menumpuk tersebut bisa menjadi 'bom waktu' bencana.
"Kita sekarang akan mulai 34 proyek. Tendernya dibuka mungkin hari-hari ini, tapi ini butuh waktu 2 tahun sampai berfungsi," katanya.
Yang terdekat, selain soal pengelolaan sampah menjadi energi, Prabowo juga sudah mencanangkan pembangunan enam proyek hilirisasi dalam negeri.
"Nilainya adalah kurang lebih US$ 6 miliar. Dan kita juga akan menerima investasi besar-besaran dari luar. Saya perkirakan cukup besar investasi yang akan masuk. Kita untuk itu harus benar-benar siapkan awak, siapkan management, siapkan manager-manager muda yang bisa menjaga, mengelola proyek-proyek ini.
Dengan begitu, dirinya percaya industrialisasi di Indonesia bisa dipercepat sejalan dengan asta cita pemerintahannya yang terus digenjot untuk tercapai. "Total kita butuh sampai industrialisasi yang benar mungkin, rencananya mungkin 10 tahun sampai 15-20 tahun," tandasnya.
(pgr/pgr)