Dirjen Pajak Ingatkan Pegawai: Pajak Itu Uang Tuhan

Zahwa Madjid, CNBC Indonesia
Selasa, 13/01/2026 13:00 WIB
Foto: Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto dalam program CNBC Indonesia Squawk Box di Jakarta, Selasa (18/11/2025). (CNBC Indonesia/Tias Budiarto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto menegaskan bahwa pajak yang dipungut negara bukanlah milik aparat negara, melainkan amanah untuk rakyat. Bahkan dirinya menyebut pajak sebagai "uang Tuhan" yang wajib disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui mekanisme fiskal negara.

"Kalau di kepercayaan saya pajak itu sejatinya adalah uang Allah. Jadi pajak itu adalah uang Allah yang diberikan kepada manusia-manusia yang kebetulan berkemampuan lebih, apakah itu lebih cakep, apakah itu lebih berusaha gigih, tetapi dalam uang Allah tadi yang diberikan kepada manusia-manusia yang berkemampuan lebih tadi, ada hak orang yang tidak berpunya," ujar Bimo dalam acara Perayaan Natal di Direktorat Jenderal Pajak pada hari Minggu (13/1/2026).


Bimo menegaskan fungsi pajak pada dasarnya adalah redistribusi kekayaan dan redistribusi pendapatan. Maka dari itu, aparat pajak yang dipercayai oleh negara memiliki tanggung jawab moral besar dalam mengelola dana publik tersebut.

"Ketika ahli pajak yang dipercaya oleh negara itu mengambil hak itu untuk rakyat yang membutuhkan melalui mekanisme fiskal, itu halal, itu sah-sah saja," ujarnya.

"Akan tetapi ketika dia mengambil bagian itu untuk diri pribadinya, maka sudah pasti ahli pajak tadi adalah ahli neraka," tegasnya.

Dirinya menjelaskan bahwa setiap pegawai Direktorat Jenderal Pajak memiliki tanggung jawab moral untuk menjunjung integritas dan menjaga kualitas pelayanan. Hal tersebut untuk mencegah rusaknya kepercayaan publik dan moralitas internal.

"Menyelamatkan berarti menjaga integritas institusi. Menyelamatkan berarti menjaga kepercayaan dari masyarakat. Bagaimana caranya selain menjaga integritas, menjaga kualitas pelayanan kita. Tentu mencegah hal-hal yang merusak kepercayaan publik dan moralitas internal. Setiap pegawai memiliki tanggung jawab moral yang sama untuk merawat rumah besar ini," ujarnya.


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:

Video: KPK OTT Pejabat Pajak,Amankan Uang Miliaran & Emas 1,3 Kg