08:08
Video: Dorong Ekspor, Pengusaha Mebel Minta Insentif Ini ke Purbaya Cs
Jakarta, CNBC Indonesia- Di tengah perlambatan daya beli dan gejolak perang dagang, industri mebel dan kerajinan lokal terus berupaya menjaga daya saing untuk dapat bertahan di pasar global.
Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Abdul Sobur mengharapkan dukungan pemerintah untuk memperkuat daya saing industri melalui pemangkasan regulasi seperti SVLK (Sistem Verifikasi dan Legalitas Kayu) yang tidak hanya diterapkan ke sektor hulu namun ke ke industri mebel yang merupakan sektor hilir.
Di sisi lain, HIMKI mengharapkan sosialisasi dan kemudahan fasilitas KITE Bea Cukai (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor) guna mendapatkan keringanan atau pembebasan bea masuk dan pajak (PPN/PPnBM) impor bahan baku untuk produk yang akan di ekspor.
Seperti apa dukungan yang dibutuhkan oleh industri mebel dan kerajinan RI? Selengkapnya saksikan dialog Bunga Cinka dengan Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Abdul Sobur dalam Manufacture Check, CNBC Indonesia (Senin, 12/01/2026)