Kesibukan Buruh Saat Demo Tuntut Revisi UMP 2026, Ini Penampakannya

Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
Kamis, 08/01/2026 15:58 WIB
Foto: Para buruh kembali turun ke jalan menggelar aksi demo di kawasan Patung Kuda, tepatnya Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

Jakarta, CNBC Indonesia - Para buruh kembali turun ke jalan menggelar aksi demo di kawasan Patung Kuda, tepatnya Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).

Dari pantauan CNBC Indonesia, para buruh mulai memadati Jalan Medan Merdeka Selatan pada pukul 11:00 WIB, di mana massa buruh yang tiba dahulu berasal dari Jakarta.

Sebelum menuju lokasi demo di depan Gedung BSI, para buruh sempat berorasi di depan Balaikota. Namun sekitar lima menit kemudian, buruh dari Jakarta bergeser ke lokasi demo.


Kemudian pada pukul 12:51 WIB, konvoi buruh menggunakan sepeda motor dari berbagai wilayah di Jawa Barat tiba di Jalan Medan Merdeka Selatan. Ada sekitar hampir 1.000 pemotor yang berkonvoi, didampingi oleh dua mobil komando.

Massa buruh berkumpul pada pukul 13:00 WIB. Beberapa menit kemudian, orasi-orasi buruh terdengar.

Pada aksi demo hari ini, selain orasi, para buruh juga bernyanyi dan menari di sela-sela orasi.

Namun, tak sedikit buruh yang sedang duduk-duduk di sekitar lokasi demo, sembari melihat aksi orasi perwakilan buruh di tiap daerah.

Foto: Para buruh kembali turun ke jalan menggelar aksi demo di kawasan Patung Kuda, tepatnya Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)
Para buruh kembali turun ke jalan menggelar aksi demo di kawasan Patung Kuda, tepatnya Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

Diperkirakan, ada sekitar 1.000 buruh yang melakukan demo hari ini, yang tersebar dari Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengatakan aksi buruh ini dilakukan masih berkaitan dengan tuntutan kenaikan upah minimum yang tidak sesuai harapan mereka.

Adapun upah minimum yang disorot yakni upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 dan upah minimum sektoral kabupaten/kota (UMSK) Jawa Barat 2026.

Penetapan UMP Jakarta 2026 dan UMSK Jawa Barat 2026 dinilai bertentangan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) serta peraturan pemerintah tentang pengupahan.

"Pada demo hari ini, isu yang diangkat adalah dua hal. Satu, kami meminta Gubernur DKI Jakarta merevisi UMP DKI Jakarta 2026. Dari Rp 5,73 juta rupiah menjadi Rp 5,89 juta rupiah, sesuai 100 persen KHL, agar upah DKI Jakarta tidak terlalu jauh dibawah Karawang dan Bekasi," kata Said Iqbal dalam konferensi persnya, Kamis (8/1/2026).

Foto: Para buruh kembali turun ke jalan menggelar aksi demo di kawasan Patung Kuda, tepatnya Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)
Para buruh kembali turun ke jalan menggelar aksi demo di kawasan Patung Kuda, tepatnya Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

"Kedua adalah meminta Gubernur Jawa Barat agar mengembalikan nilai kenaikan UMSK di 19 kabupaten/kota, sesuai surat rekomendasi bupati dan wali kota," lanjut Said Iqbal.

Bahkan, Said Iqbal pun meminta Presiden Prabowo Subianto turun tangan.

"Kita aksi demo ke istana justru ingin menyuarakan agar Presiden Prabowo mengingatkan Gubernur DKI dan Jawa Barat, karena mereka tidak mau mendengarkan suara kami," jelasnya.

Jika tuntutan buruh tidak diindahkan, maka mereka akan mengancam akan terus melakukan aksi demo.

"Bilamana tidak ada penyelesaian, aksi akan terus berlanjut dari waktu ke waktu, baik di Istana, Jakarta, maupun di Bandung," tegasnya.

Foto: Para buruh kembali turun ke jalan menggelar aksi demo di kawasan Patung Kuda, tepatnya Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)
Para buruh kembali turun ke jalan menggelar aksi demo di kawasan Patung Kuda, tepatnya Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

(dce)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Tolak Kenaikan UMP 2026, Buruh Ancam Unjuk Rasa 2 Hari Beruntun