Emosi Bos Buruh "Meledak", Teriak Minta Prabowo Turun Tangan
Jakarta, CNBC Indonesia - Buruh meminta kepada Presiden Prabowo Subianto turun tangan memenuhi tuntutan para buruh terkait penetapan upah minimum provinsi (UMP) Jakarta 2026 dan upah minimum sektoral kabupaten/kota (UMSK) Jawa Barat 2026.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal meminta kepada Presiden Prabowo untuk mengingatkan Gubernur DKI Jakarta dan Jawa Barat agar tidak semena-mena dalam menetapkan upah minimum.
"Kita aksi demo ke Istana justru ingin menyuarakan agar Presiden Prabowo mengingatkan Gubernur DKI dan Jawa Barat, karena mereka tidak mau mendengarkan suara kami," kata Said Iqbal dalam konferensi persnya, Kamis (8/1/2026).
Tak hanya itu saja, buruh juga meminta kepada Presiden Prabowo untuk mendesak dan memangil Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), karena Wamenaker tidak mengindahkan audiensi para buruh di aksi 30 Desember 2025.
"Kami juga minta kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mendesak dan memanggil Menaker dan Wamenaker. Hentikan sandiwara-sandiwara ini," jelasnya.
Pada demo 30 Desember 2025, beberapa perwakilan buruh sudah menemui Wamenaker di Istana Negara terkait tuntutan upah minimum. Kemudian Wamenaker sudah berjanji akan memanggil Gubernur DKI Jakarta dan Jaw Barat.
Namun hingga kini, janji tersebut tidak terpenuhi dan sikap gubernur Jakarta dan Jawa Barat masih sama yakni belum merevisi upah minimum.
Akhirnya, buruh kembali turun ke jalan hari ini dan meminta Presiden Prabowo ikut turun tangan memenuhi tuntutan para buruh.
"Kami minta kepada Presiden Prabowo, supaya bisa merubah sikap Gubernur Jakarta dan Jawa Barat. Kami meminta agar Gubernur DKI Jakarta merubah UMP 2026 menjadi Rp 5,89 juta dan UMSP 5% di atas KHL. Kedua adalah meminta Gubernur Jawa Barat agar mengembalikan nilai kenaikan UMSK di 19 kabupaten kota sesuai surat rekomendasi bupati dan wali kota," tegasnya.
Foto: Presiden KSPI, Said Iqbal saat menyampaikan konferensi pers menjelang turut serta aksi unjuk rasa di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (8/1/2025). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)Presiden KSPI, Said Iqbal saat menyampaikan konferensi pers menjelang turut serta aksi unjuk rasa di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (8/1/2025). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata) |
[Gambas:Video CNBC]
Foto: Presiden KSPI, Said Iqbal saat menyampaikan konferensi pers menjelang turut serta aksi unjuk rasa di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (8/1/2025). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)