MARKET DATA

Anggaran Transfer ke Daerah 2025 Tersisa Rp 70,87 Triliun!

Zahwa Madjid,  CNBC Indonesia
08 January 2026 16:35
Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara saat konferensi pers APBN KITA di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (18/12/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara saat konferensi pers APBN KITA di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (18/12/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Realisasi penyaluran transfer ke daerah atau TKD sepanjang tahun lalu atau hingga akhir 2025 belum terserap sepenuhnya.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, penyaluran TKD sepanjang tahun lalu hanya sebesar Rp 849 triliun. Berarti masih tersisa Rp 70,87 triliun dari pagu yang tersedia dalam APBN 2025 senilai Rp 919,87 triliun.

"Rp 849 triliun ini masuk ke APBD," kata Suahasil saat konferensi pers APBN 2025, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Suahasil menjelaskan, realisasi TKD pada 2025 itu juga sebetulnya lebih rendah 1,7% dibanding catatan sepanjang 2024 yang telah terkucur Rp 863,5 triliun.

Ia pun menjelaskan, keseluruhan TKD yang dicairkan sepanjang 2025 merupakan efek dari kebijakan peningkatan efektivitas dan efisiensi TKD.

Meskipun, untuk penyaluran tunjangan profesi guru sejak maret 2025 dilakukan pembaruan mekanisme, dengan secara langsung ditransfer ke rekening guru. Totalnya Rp 67,3 triliun.

Lalu, TKD dalam bentuk dana desa pada tahun lalu juga diarahkan untuk mendukung pembentukan badan hukum koperasi desa atau kelurahan merah putih yang sebanyak 83,1 ribu.

Adapula kebijakan dalam bentuk tambahan dana alokasi umum untuk THR dan gaji ke-13 ASN daerah sebesar Rp 7,6 triliun.

Diiringi dengan relaksasi penyaluran TKD untuk daerah bencana di 3 provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat senilai Rp 2,25 triliun.

(arj/haa)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Belanja Pemda Seret, Uangnya 'Ngendap' di Bank hingga Rp233 T


Most Popular
Features