5 Photos
Ketar-ketir Chaos! 30.000 Tentara Terjun di Sini, Siaga Gawat Darurat
Kolombia mengirimkan 30 ribu tentara ke perbatasan. Keputusan ini sebagai bagian dari antisipasi keamanan di usai serangan AS ke Venezuela.
Tentara Kolombia berjaga di perbatasan antara Venezuela dan Kolombia di Cucuta, Kolombia. (REUTERS/Luisa Gonzalez)
Mengutip Reuters, Kamis (8/1/2026), Kolombia mengumumkan pengiriman 30 ribu tentara ke perbatasan Venezuela. Keputusan ini sebagai bagian dari antisipasi keamanan di perbatasan usai serangan Amerika Serikat (AS) di Venezuela akhir pekan lalu. (REUTERS/Luisa Gonzalez)
Kolombia ikut mengecam serangan militer AS di Venezuela. Sebelumnya, Presiden Kolombia, Gustavo Petro sudah memperingatkan AS agar tidak melancarkan serangan ke Venezuela menyusul penerjunan militer besar-besaran di Karibia. (REUTERS/Luisa Gonzalez)
Menteri Pertahanan Kolombia, Pedro Sanchez mengungkapkan bahwa 30 ribu tentara akan dikirimkan di sepanjang 2.200 km perbatasan Venezuela. Totalnya akan ada 11 ribu personel yang ditempatkan di Catatumbo. (REUTERS/Luisa Gonzalez)
Sebagai informasi, Catatumbo menjadi fokus keamanan karena pusat dari aktivitas geng kriminal dan kelompok bersenjata untuk menyelundupkan narkoba dan senjata. Terdapat risiko masuknya geng kriminal Tren de Aragua dari Venezuela ke Kolombia. (REUTERS/Luisa Gonzalez)
Pemerintah Kolombia mengatakan akan mendeklarasikan keadaan darurat jika serangan AS di Venezuela memicu gelombang kekerasan dan krisis migrasi. Penetapan keadaan darurat hanya akan dilakukan di sepanjang perbatasan Venezuela. (REUTERS/Luisa Gonzalez)
Situasi di perbatasan Kolombia-Venezuela masih normal. Namun, bukan tidak mungkin akan memasuki masa krisis jika Presiden AS, Donald Trump kembali melancarkan serangan kedua ke Venezuela. (REUTERS/Luisa Gonzalez)