Filipina Dihantam Gempa Kuat M6,4, BMKG Ungkap Efeknya ke Indonesia
Jakarta, CNBC Indonesia - Gempa bumi tektonik skala besar magnitudo M6,4 menghantam wilayah Mindanao, Filipina pada pukul 10:02:58 WIB hari ini, Rabu (7 Januari 2026).
Menurut Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono, analisis parameter update menunjukkan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7.254° LU; 126.823° BT pada kedalaman 58 km.
"Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina. Gempa bumi ini memiliki mekanisme naik (thrust fault)," katanya dalam keterangan resmi.
"Hasil analisis BMKG, gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia. Karena itu, kepada masyarakat pesisir di wilayah Indonesia diimbau agar tetap tenang," tambahnya menegaskan.
Daryono mengatakan, hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.
"BMKG akan terus memonitor perkembangan dampak gempa bumi ini dan segera menginformasikan kepada stakeholder, media dan masyarakat," ujarnya.
"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," tegas Daryono.Â
[Gambas:Video CNBC]