Soal Diskon Tarif Listrik 2026, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya

Zahwa Madjid, CNBC Indonesia
Sabtu, 03/01/2026 06:40 WIB
Foto: Ilustrasi petugas teknik PLN melakukan penambahan daya listrik rumah milik pelanggan. (Dok PLN)

Jakarta, CNBC Indonesia — Pemerintah belum memiliki rencana untuk menerapkan diskon tarif listrik tahun ini. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Seperti yang diketahui, pada awal 2025 pemerintah memberikan diskon tarif listrik 50%, tepatnya pada periode bulan Januari-Februari 2025. Diskon tersebut diberikan sebagai stimulus pemerintah untuk menjaga daya beli dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Sampai sekarang belum ada usulan, nanti kita lihat seperti apa masukannya," ujar Purbaya dalam media briefing akhir tahun 2025, dikutip Sabtu (3/1/2026).


Purbaya pun menegaskan jika perekonomian membaik pada triwulan pertama. Maka diskon tarif listrik ditiadakan tahun ini.

"Jadi kalau ekonominya sudah lari mah enggak usah. Nanti Anda doain saja saya kerjanya benar sehingga ekonominya bagus," ujarnya.

Sebagai mana diketahui sebelumnya, pemerintah pada awal tahun 2025 sempat mengeluarkan kebijakan diskon tarif listrik 50%. Di mana, pemberian diskon 50% diberikan kepada pelanggan rumah tangga PT PLN (Persero) daya 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA yang berlaku selama dua bulan yaitu Januari dan Februari 2025.

Adapun, jumlah pelanggan yang menerima diskon tarif listrik pada saat itu mencapai 81,4 juta pelanggan Rumah Tangga (RT) dari total 84 juta pelanggan PLN. Diantaranya: 24,6 juta pelanggan dengan daya listrik 450 VA, kemudian 38 juta pelanggan 900 VA, lalu 14,1 juta pelanggan 1.300 VA dan 4,6 juta pelanggan 2.200 VA.


(mkh/mkh)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Kelistrikan Aceh Berangsur Pulih, Banda Aceh Kembali Normal