MARKET DATA

Gangguan Software Airbus, InJourney Perpanjang Jam Operasi Bandara

Zahwa Madjid,  CNBC Indonesia
29 November 2025 16:52
Airbus. (MOHAMMED BADRA/Pool via REUTERS/File Photo)
Foto: Airbus. (MOHAMMED BADRA/Pool via REUTERS/File Photo)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports akan memperpanjang jam operasi bandara pada 30 November - 4 Desember 2025. Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan adanya gangguan jadwal penerbangan berdasarkan informasi dari regulator.

Melansir keterangan resminya, Kementerian Perhubungan menginstruksikan maskapai penerbangan yang mengoperasikan pesawat Airbus A320 Family untuk melakukan perbaikan perangkat lunak terhadap armadanya dalam rangka memenuhi perintah Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA).

Kondisi ini diperkirakan menyebabkan gangguan penerbangan mengingat banyaknya pesawat Airbus A320 yang beroperasi di Indonesia.

Saat ini terdapat 6 maskapai yang mengoperasikan pesawat Airbus A320 yakni Batik Air, Super Air Jet, Citilink Indonesia, Indonesia AirAsia, Pelita Air dan Transnusa. Instruksi dari EASA tersebut turut disampaikan kepada seluruh operator penerbangan di seluruh dunia yang mengoperasikan armada pesawat Airbus A320.

"Apabila diperlukan, bandara-bandara InJourney Airports dapat memperpanjang jam operasi yang menjadi bagian dari prosedur delay management untuk meminimalisir dampak penundaan penerbangan. Saat ini sejumlah bandara yang dikelola InJourney Airports juga sudah beroperasi 24 jam," ujar PGS. Corporate Secretary Group Head Arie Ahsanurrohim dikutip Sabtu (29/11/2025).

Arie menjelaskan InJourney Airports berkolaborasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan kesiapan operasional di lapangan.

"Penyesuaian skenario operasional akan dilakukan mengikuti dinamika jadwal penerbangan untuk tetap menjamin aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan sesuai regulasi yang berlaku," ujarnya.

InJourney Airports pun mengimbau calon penumpang pesawat dengan tiket penerbangan antara 30 November - 4 Desember 2025 untuk mengonfirmasi kembali jadwal keberangkatan atau memperhatikan informasi terbaru dari maskapai.

"Apabila jadwal keberangkatan sudah terkonfirmasi, kami mengimbau agar calon penumpang pesawat dapat tiba lebih awal di bandara sekitar 2-3 jam sebelum keberangkatan. Kepada maskapai, kami mengimbau agar dapat menginformasikan calon penumpang secara cepat apabila ada perubahan jadwal keberangkatan," tegasnya.

Sebagai informasi, InJourney Airports saat ini mengelola 37 bandara termasuk 5 bandara tersibuk di Indonesia yakni Soekarno-Hatta Tangerang, I Gusti Ngurah Rai Bali, Juanda Surabaya, Sultan Hasanuddin Makassar, dan Kualanamu Deli Serdang.

(fsd/fsd)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Bahaya! Pesawat Batal Mendarat-Terancam Celaka Gegara Layang-Layang


Most Popular