Stok BBM Swasta Kosong, Bahlil: Kita Sudah Berikan Alokasi Cukup Besar

Verda Nano Setiawan, CNBC Indonesia
29 August 2025 14:55
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut aturan pembelian LPG 3 kilogram (kg) menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) akan berlaku mulai tahun 2026.
Foto: Sekretariat Presiden

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan sejumlah badan usaha swasta penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM) telah mendapatkan kuota impor. Hal tersebut merespons fenomena kosongnya beberapa jenis produk BBM di SPBU swasta.

Bahlil menjelaskan pemerintah sejatinya telah memberikan alokasi impor kepada badan usaha swasta di luar Pertamina dengan jumlah yang cukup besar. Bahkan, alokasi tahun 2025 diberikan lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.

"Jadi contoh kalau di 2024 si perusahaan A mendapat 1 juta maka di 2025 dia mendapat 1,1 juta dan itu sudah kita lakukan," kata Bahlil di Gedung Kementerian ESDM, Jumat (29/8/2025).

Ia lantas mengungkapkan apabila masih ada kekurangan dan perlu adanya tambahan, badan usaha swasta dipersilahkan untuk membeli BBM langsung dari Pertamina. Langkah ini dilakukan guna menjaga keseimbangan neraca ekspor-impor energi nasional.

"Nah kalau ada yang masih kurang ya silahkan beli juga di Pertamina kan Pertamina juga barangnya ada karena ini terkait dengan neraca ekspor impor kita. Saya pikir bukan kita memilih kasih, semuanya kita kasih tapi kan harus ada juga bagian-bagiannya kita harus jaga tentang kondisi negara," tambahnya.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan pantauan CNBC Indonesia di lapangan, beberapa SPBU swasta yakni milik BP dan Shell mengalami kekosongan stok BBM. Misalnya seperti di wilayah Depok, Jakarta Selatan hingga Tangerang Selatan.

Di SPBU BP, terpantau hanya menjual BBM jenis Ultimate Diesel dan Shell hanya menjual V-Power Diesel.

Ingrid Siburian, President Director & Managing Director Mobility, Shell Indonesia menyampaikan, bahwa produk bahan bakar minyak (BBM) Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ tidak tersedia di beberapa jaringan SPBU Shell hingga waktu yang belum dapat dipastikan.

"SPBU Shell tetap melayani para pelanggan dengan produk BBM Shell V-Power Diesel dan layanan lainnya; termasuk Shell Select, Shell Recharge, bengkel, dan pelumas Shell," jelas Ingrid kepada CNBC Indonesia, Rabu (27/8/2025).


(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Siap-Siap! Skema Baru Pengguna BBM Subsidi Hampir Final

Tags

Related Articles
Recommendation
Most Popular