Internasional

Gempa M 3,4 Guncang Malaysia

sef, CNBC Indonesia
29 August 2025 09:00
PUTRAJAYA, MALAYSIA - OCTOBER 13: Detail view of Malaysian flag in Perdana Putra, the office complex of the Prime Minister of in Putrajaya in the background prior to the 26th Le Tour de Langkawi 2022, Stage 3 a 124.2km stage from Putrajaya to Genting Highlands 1649m / #PETRONASLTdL2020 / on October 13, 2022 in Putrajaya, Malaysia. (Photo by Tim de Waele/Getty Images)
Foto: Bendera Malaysia (Photo by Tim de Waele/Getty Images)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gempa bumi kembali mengguncang Malaysia, Jumat (29/8/2025). Mengutip akun Instagram Sinar My, gempa dengan magnitudo 3,4 terjadi pukul 4:24 pagi waktu setempat.

"Gempa bumi lemah telah berlaku di Johor, Malaysia pada jam 4:24 pagi, 29 Agustus 2025. Getaran dirasa di Johor," muat laman itu.

"Koordinat : 2.7° Utara dan 102.9° Timur... Badan Meteorologi Malaysia (Met Malaysia) akan terus memantau keadaan ini," tambahnya.

Gempa ini merupakan susulan gempa magnitudo 4,1 yang mengguncang Johor pada 24 Agustus 2025 pukul 6.13 pagi waktu setempat. Gempa juga terjadi di 27 Agustus dengan magnitudo 3,2 dan kemarin malam dengan magnitudo 2,5.

Saat gempa 24 Agustus terjadi, laman Malaysia menyebut getaran sampai ke Negeri Sembilan, Melaka, dan Pahang selatan. Rekaman CCTV menunjukkan mobil-mobil bergoyang dan alarm berbunyi, sementara penduduk setempat mengatakan mendengar suara dentuman keras sebelum gempa dimulai.

Sementara itu, mengutip laman lokal Sinar Daily, Malaysia jarang mengalami gempa bumi yang signifikan. Tetapi ini bukan hal yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Johor sendiri mencatat dua gempa bumi pada tahun 1922, dengan magnitudo 5,4 dan 5,0, antara tahun 2007 dan 2008. Dilaporkan 13 gempa tercatat di sepanjang zona patahan Bukit Tinggi dekat perbatasan Selangor-Pahang.

Gempa bumi kecil lainnya telah dilaporkan di Terengganu, Negeri Sembilan, dan Perak, biasanya berkekuatan 1,6 hingga 4,6. Para ahli mengatakan ini adalah contoh kegempaan intralempeng- gempa bumi yang terjadi di dalam lempeng tektonik, alih-alih di perbatasannya, sehingga lebih sulit diprediksi.

"Malaysia tidak tahan gempa. Sesar lama terkadang dapat aktif kembali dan bahkan gempa kecil pun merupakan pengingat bahwa bangunan kita memerlukan standar keselamatan seismik minimum," kata ahli gempa bumi lokal Dr. Azlan Adnan.


(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Breaking News: Gempa Bumi Magnitudo 6,2 Guncang Turki

Tags

Related Articles
Recommendation
Most Popular