Bappenas Perkenalkan Program Sapi Merah Putih

Arrijal Rachman , CNBC Indonesia
29 August 2025 07:40
Cows stand in a field in Bantouzelle, near Cambrai, France, April 28, 2018. REUTERS/Pascal Rossignol
Foto: Ilustrasi sapi. REUTERS/Pascal Rossignol

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Perencanaan Pembangunan/Bappenas memperkenalkan sapi Merah Putih yang merupakan salah satu terobosan dalam mendorong inovasi dalam rangka upaya dalam mencapai ketahanan pangan di Indonesia.

Program Sapi Merah Putih sendiri adalah inisiatif strategis untuk meningkatkan kualitas genetik menggunakan genetik ternak sapi perah lokal yang sudah lama beradaptasi dengan lingkungan tropis Indonesia, pola pemeliharaan rakyat, dan Indonesia Genomic Breeding Value (IGBV).

Sebagai informasi, IGBV adalah sistem nilai pemuliaan genetik berbasis DNA yang pertama kali dikembangkan di Indonesia yang berfungsi sebagai skor seleksi genetik dan dapat diterapkan sejak dini pada pedest serta dikembangkan khusus untuk lingkungan tropis.

Adapun hasil dari sistem IGBV adalah standarisasai bibit sapi perah berbasis data genetik nasional, skor seleksi yang akurat-objektif-efisien, mempercepat perbaikan genetik, dan sebagai dasar kebijakan untuk program pemuliaan dan distribusi bibit unggul.

Bappenas sendiri menggandeng PT Moosa Genetika Farmindo dan Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam menyukseskan program Sapi Merah Putih.

Sekretaris Kementerian PPN/ Sekretaris Utama Bappenas Teni Wuriyanti mengatakan bahwa program ini merupakan tindak lanjut Bappenas sebagai penggerak dalam mendorong inovasi, khususnya dalam hal ketahanan pangan.

"Ini (Program Sapi Merah Putih) tindak lanjut kerja sama Bappenas tugas kami sebagai enabler kementerian yang mendorong inovasi yang akan dilakukan terkait program prioritas yang ada di agenda prioritas yang disusun Bappenas. Jadi ada program prioritas kami menyiapkan rancangan jangka panjang 2025-2029 yg merupakan menurunkan visi misi Presiden, di dalamnya ketahanan pangan," ucap Teni pada saat Media Briefing yang digelar pada Kamis (28/8/2025) di Gedung Bappenas, Jakarta.

Teni juga menjelaskan salah satu arah pengembangan sapi perah ini adalah salah satunya turut berkontribusi dalam, "Mendukung program swasembada pangan dan Makan Bergizi Gratis (MBG)."

"Ini terobosan ke depan mendukung lebih program yg sekarang digalakkan," sambungnya.

Program Sapi Merah Putih adalah menurut Teni sangat strategis karena untuk memperbaiki kualitas genetik sapi lokal Indonesia melalui bioteknologi molekuler mendukung pangan hewani terutama susu sapi.


(arj/haa)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Video: Prabowo Ingin Petani Makmur Punya Mobil dan Rumah

Tags

Related Articles
Recommendation
Most Popular