Tak Mau Tol 'Atlantis' Mandek, Ganjar Turun Tangan

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
28 November 2022 11:00
Proyek tol Semarang-Demak 27 km untuk  Seksi 2 (Sayung-Demak) sepanjang 16,31 Km akan dioperasikan akhir 2022. (Dok. Kementerian PUPR) Foto: Proyek tol Semarang-Demak 27 km untuk Seksi 2 (Sayung-Demak) sepanjang 16,31 Km akan dioperasikan akhir 2022. (Dok. Kementerian PUPR)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pembebasan tanah menjadi kendala pada pembangunan proyek Semarang-Demak seksi 1. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun harus membentuk tim khusus (timsus) untuk membereskan persoalan tersebut.

Di sisi lain, ada juga warga yang menolak lahannya masuk dalam proyek tol ini. Penolakan terkait dengan perdebatan kondisi tanah musnah atau kondisi tanah hilang bak fenomena 'Atlantis' milik warga dan uang ganti rugi atau uang kerohiman.

"Tentu kita harus segera membereskan, karena waktu satu tahun setelah putusan dari pengadilan atas gugatan masyarakat ini penting untuk segera kita tindak lanjuti, agar tidak terlambat," kata Ganjar dikutip dari laman Pemprov Jawa Tengah, (28/11/2022).

Ganjar menjelaskan keterlambatan pengerjaan bisa memunculkan persoalan baru yaitu kemacetan lalu lintas. Di mana beberapa waktu lalu, ketika tol Semarang-Demak Seksi 2 dibuka dan menjadi solusi kemacetan di sekitarnya.

"Artinya, kalau kemudian masyarakat ikhlas untuk membantu, dengan tanahnya atau dengan tanah yang ya masih berdebat ini musnah atau tidak, itu diikhlaskan untuk kita bantu, dugaan saya kontribusi ini akan membantu kelancaran yang ada di sana," tuturnya.

Apalagi, imbuh Ganjar, Tol Semarang-Demak seksi 2 juga punya fungsi sebagai tanggul laut, sehingga manfaatnya tak sekadar persoalan lalu lintas, tapi juga sebagai solusi banjir rob di wilayah sekitarnya.

Sehingga untuk menyelesaikan kendala proyek Pemprov Jateng akan membentuk tim khusus.

"Tapi intinya ya soal ganti rugi atau uang kerohiman, tinggal kita bicarakan sama mereka. Nanti akan lakukan pendekatan secara personal. Timsus nanti dibentuk secara menyeluruh begitu," kata Ganjar.

Untuk diketahui, tol Semarang-Demak memiliki panjang 26,95 kilometer dan terdiri dari 2 seksi yang dibangun melalui skema Kerja Sama Badan Usaha dengan Pemerintah (KPBU).

Seksi 1 Semarang/Kaligawe-Sayung sepanjang 10,64 kilometer menjadi porsi pemerintah (APBN) dengan kebutuhan biaya Rp10 triliun. Sementara Seksi 2 Sayung-Demak sepanjang 16,31 kilometer porsi BUJT yaitu PT PP Semarang Demak dengan biaya konstruksi Rp4,7 triliun.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Pantura Tenggelam 2030, Tenang Ada Tol di Atas Laut


(dce)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading