Varian XBB Sangat Cepat Menular, Menkes Bunyikan Alarm Bahaya

News - Rindi Salsabila Putri, CNBC Indonesia
08 November 2022 20:57
Update Covid-19 8 November 2022 Foto: Infografis/ Update Covid/ Ilham Restu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memperingatkan, ketiga subvarian baru Omicron Covid-19, yaitu XBB, BA.2.75.2, dan BQ.1 menunjukkan kemampuan transmisi yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan subvarian lain.

"Transmisi ketiga varian baru ini lebih cepat dibandingkan (Covid-19 subvarian) BA.4, BA.5 maupun subvarian BA.1 dan BA.2. Immune escape probability-nya memang ada," kata Menkes saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Selasa (8/11/2022).

Dia menjelaskan,  subvarian Covid-19 yaitu XBB termasuk XBB.1, BA.2.75.2, dan BQ.1 memang tidak menunjukkan tingkat keparahan yang lebih tinggi daripada varian Omicron lainnya.

Karenaya, masyarakat diminta tetap waspada.

Sebab, berdasarkan hasil penelitian Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui sejumlah jurnal, seseorang yang sudah divaksinasi ataupun pernah terinfeksi Covid-19 tetap berisiko tinggi tertular ketiga varian baru ini.

Berkaitan dengan hal tersebut, Budi pun memproyeksikan puncak penambahan kasus Covid-19 di Tanah Air akan terjadi dalam waktu 1,5 bulan ke depan.

"Mungkin dalam waktu 1,5 bulan paling lambat puncak ini akan kita capai. Puncaknya di berapa, itu yang nanti kita lihat, tapi saya rasa di bulan Desember ini pasti sudah kelihatan puncaknya atau di awal Januari paling lambat," sebut Menkes.

"Di Indonesia kelihatan mulai meningkat. Kasus hariannya sudah lebih cepat daripada puncak sebelumnya, yaitu BA.4 dan BA.5. Hospitalisasinya juga dan kematiannya juga, tapi jauh di bawah BA.1 dan BA.2 yang kita alami di Februari tahun ini," kata Menkes.


[Gambas:Video CNBC]

(dce)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading