Internasional

Breaking: Inflasi Inggris Sentuh Rekor Lagi, Meroket 10,1%

News - luc, CNBC Indonesia
19 October 2022 13:14
The Union Jack flag flies above the Houses of Parliament from the Victoria Tower in London, Thursday, Sept. 12, 2019. The British government insisted Thursday that its forecast of food and medicine shortages, gridlock at ports and riots in the streets after a no-deal Brexit is an avoidable worst-case scenario. (AP Photo/Alastair Grant) Foto: Inggris (AP Photo/Alastair Grant)

Jakarta, CNBC Indonesia - Inflasi Inggris pada September 2022 tercatat sebesar 10,1% secara tahunan (year-on-year/yoy), naik dari bulan sebelumnya sebesar 9,9% yoy.

Berdasarkan data yang dirilis Kantor Statistik Nasional, Rabu (19/10/2022), inflasi September 2022 sebesar 10,1% yoy itu menyamai catatan tertinggi dalam 40 tahun pada Juli lalu.

Inflasi itu juga melampaui ekspektasi para ekonom yang meramalkan angka 10% yoy.

Adapun, inflasi inti tahunan, yang tidak termasuk harga bergejolak tercatat sebesar 6,3% yoy, naik dari bulan sebelumnya sebesar 6,3% yoy. Sama seperti inflasi keseluruhan, inflasi inti juga di atas proyeksi sebesar 6,4% yoy.

Tingginya inflasi Inggris seiring dengan melonjaknya biaya hidup di negara tersebut yang turut dipicu oleh melambungnya harga energi sebagai imbas dari perang Rusia di Ukraina.

Sementara itu, inflasi September 2022 secara bulanan (month-to-month/mtm) tercatat sebesar 0,5% sama seperti bulan sebelumnya. Namun, besarannya juga di atas ekspektasi sebesar 0,4% mtm.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Berkelit dari Krisis, Inggris Potong Pajak Besar-besaran


(luc/luc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading