Internasional

5 Negara Eropa Usulkan Sanksi Baru Menyasar Berlian Rusia

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
26 September 2022 14:05
An assistant holds a 102.34 carat white diamond at Sotheby's auction house in London, Britain February 8, 2018. REUTERS/Hannah McKay     TPX IMAGES OF THE DAY Foto: REUTERS/Hannah McKay

Jakarta, CNBC Indonesia - Lima dari 27 negara di Uni Eropa (UE) meminta blok itu harus berhenti mengimpor berlian dari Rusia. Hal ini disampaikan saat UE mempersiapkan sanksi baru terhadap Moskiw akibat perang melawan Ukraina.

Melansir Reuters, Senin (26/9/2022), Polandia, Irlandia, Lithuania, Estonia, dan Latvia mengusulkan dalam sebuah proposal untuk memperkenalkan larangan pembalasan atas impor berlian dari Rusia, di mana perusahaan pertambangan Rusia Alrosa adalah produsen permata kasar terbesar di dunia.

Pusat Berlian Dunia Antwerp mengatakan sanksi akan menghilangkan sekitar 30% bisnis dan menguntungkan pusat perdagangan saingan. Mereka juga mengatakan klien harus diizinkan untuk memutuskan sendiri apakah mereka menginginkan permata Rusia.

UE, yang sejauh ini telah menerapkan enam putaran sanksi sejak Rusia menyerang Ukraina pada 24 Februari, membutuhkan suara bulat untuk menyetujui larangan seperti itu, di mana hal ini ditolak Belgia yang menjadi rumah bagi pusat perdagangan berlian terbesar di dunia Antwerp di masa lalu.

Perdana Menteri Alexander de Croo mengatakan pada konferensi berlian internasional pada 14 September bahwa larangan seperti itu akan menjadi kerugian besar dan akan merugikan industri yang menyumbang 5% dari ekspor Belgia, yang mendukung sekitar 30.000 pekerjaan.

Seorang pejabat Uni Eropa dan seorang diplomat yang terlibat dalam persiapan tindakan baru terhadap Rusia mengatakan bahwa Belgia kini diharapkan untuk mencabut hak vetonya.

Mengikuti usulan Komisi tentang sanksi baru, diplomat dan menteri akan bernegosiasi sampai mereka mencapai konsensus. Jika gagal, masalah tersebut akan dibawa ke 27 pemimpin nasional ketika mereka bertemu di Praha pada 6-7 Oktober mendatang.

Blok itu didorong ke dalam tindakan baru setelah Presiden Vladimir Putin memerintahkan mobilisasi militer parsial pekan lalu dan pindah ke bagian-bagian dari Ukraina timur. Komisi Eropa eksekutif UE diperkirakan akan mengajukan proposal resmi untuk sanksi lebih lanjut kepada negara-negara anggota minggu ini.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Makin Sekarat! Rusia Bakal Digetok Sanksi Baru dari Uni Eropa


(tfa/luc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading