Tak Cuma di Proyek MRT, RI Temukan Harta Karun Terbesar Dunia

News - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
23 September 2022 16:10
Malacca Strait PSC, doc.EMP Foto: Malacca Strait PSC, doc.EMP

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia dihebohkan dengan penemuan 'harta karun' cagar budaya alam dalam proses pembangunan MRT Jakarta Fase 2 dari Bundaran Hotel Indonesia - Ancol. Harta karun itu berupa benda-benda artefak seperti keramik, bata zaman belanda, hingga produk keramik dan tembikar.

Menurut Arkeolog Universitas Indonesia Junus Satrio Atmodjo penemuan berasal dari masa sebelum prakolonial. "Ini dari abad 15-20 sebetulnya Sunda Kelapa sudah ada pemukiman. Kita menemukan beberapa pecahan dari Thailand dan dinasti Yuan sekitar abad 15 tidak hanya 1 tapi beberapa," kata Junus kepada CNBC Indonesia, dikutip Jumat (23/9/2022).

Menurut Junus ini adalah peninggalan orang China dan Jepang yang banyak tinggal di kawasan Batavia yang banyak rawa.


Nah, tahukah kalian, selain harta karun yang ditemukan di proyek MRT ini, Indonesia juga sempat menemukan potensi harta karun terbesar di dunia. Harta karun tersebut berupa cadangan gas bumi.

Jika cadangan itu terbukti, Indonesia diperkirakan akan memiliki potensi harta karun gas bumi terbesar di dunia. Besaran potensi harta karun migas itu didorong oleh temuan di area Andaman II, lepas pantai Aceh, yang dioperatori oleh Premier Oil. Dan selanjutnya di Andaman III oleh Repsol yang diharapkan bisa menemukan hasil yang serupa.

Di Blok Andaman II, Premier Oil menemukan cadangan migas melalui pengeboran sumur Timpan-1 dengan potensi sumber daya migas mencapai rata rata sekitar 6 Trillion Cubic Feet (TCF). Namun tak hanya sampai disitu, potensi dari Andaman II ini bisa lebih besar, pasalnya temuan itu baru melangsungkan pengeboran pada satu struktur saja, sedangkan Blok Andaman II memiliki 10 struktur.

"Di Andaman II sendiri ada 10 struktur yang sekarang ditemukan baru satu sumur, di mana dari struktur itu diperkirakan estimasi cadangannya 1,5 triliun kaki kubik (TCF)," kata Dwi kepada CNBC Indonesia dalam Energy Corner, Senin (25/7/2022).

Dwi berharap Blok Andaman II menjadi temuan besar ke depannya, setelah nantinya ditemukannya cadangan di struktur lainnya. Selain itu, ia juga menaruh harapan pada Andaman I dan Andaman II.

Menurut Dwi, untuk menuju ke tahap rencana pengembangan atau biasa disebut Plan of Development (POD), setidaknya Premier Oil perlu melakukan pengeboran dua sumur lagi di Blok Andaman II.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas), Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji mengatakan wilayah Andaman kemungkinan bisa masuk dalam area giant discovery yang berpotensi menjadi temuan cadangan migas terbesar dunia. Terutama jika Repsol selaku operator Blok Andaman III kembali mengulang kesuksesan yang dilakukan oleh Premier Oil di Andaman II.

"Blok Andaman III kan oleh Repsol, kalau ini ketemu juga ini bisa menjadi penemuan besar dunia. Kalau di sana ketemu, menyebarnya ke Thailand karena arahnya ke sana jadi luar biasa kalau ada," katanya.

Tutuka mengatakan potensi sumber daya untuk Blok Andaman II sendiri rata rata sekitar 6 Trillion Cubic Feet (TCF). Ia pun optimistis jika potensi sumber daya Blok Andaman III tidak akan jauh dari potensi Andaman II.

"Sekarang discovery ini gak ada yang besar. Kalau dia nanti ketemu besar (Andaman). Ini kan ngebor setelah sumur Timpan (Andaman II), satu nanti sumur Rencong (Andaman III) itu akan kita lihat," ujarnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Punya 'Harta Karun', 5 Provinsi Ini Kantongnya Paling Cekak


(pgr/pgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading