Internasional

Fed Naikkan Suku Bunga 75 Basis Poin, Ungkap Potensi Resesi

News - tfa, CNBC Indonesia
22 September 2022 07:50
Jerome Powell Foto: Reuters

Jakarta, CNBC Indonesia - The Federal Reserve System (The Fed) menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin. Bank sentral AS itu bahkan mengindikasikan akan terus mendaki jauh di atas level saat ini, dalam pengumuman Rabu (21/9/2022) malam waktu setempat.

Melansir CNBC International, Fed menaikkan suku bunga dana federal hingga kisaran 3% - 3,25%, angka ini tertinggi sejak awal 2008. Ini dilakukan sebagai upaya untuk menurunkan inflasi yang mendekati level tertinggi sejak awal 1980-an.

"FOMC (Federal Open Market Committee) sangat bertekad untuk menurunkan inflasi menjadi 2%, dan kami akan terus melakukannya sampai pekerjaan selesai," kata Gubernur The Fed, Jerome Powell.

Seiring dengan kenaikan suku bunga besar-besaran, pejabat Fed mengisyaratkan niat untuk terus menaikkan sampai tingkat dana mencapai "tingkat terminal" atau titik akhir sebesar 4,6% pada tahun 2023. Ini menyiratkan kenaikan suku bunga seperempat poin tahun depan tetapi tidak ada penurunan.

"Dot plot" dari harapan anggota individu tidak menunjukkan penurunan suku bunga sampai tahun 2024. Powell dan rekan-rekannya telah menekankan dalam beberapa pekan terakhir bahwa penurunan suku bunga tidak mungkin terjadi tahun depan, karena pasar telah menetapkan harga.

FOMC mengindikasikan mereka mengharapkan kenaikan suku bunga memiliki konsekuensi. Sementara Powell mengakui resesi mungkin terjadi, terutama jika The Fed harus terus melakukan pengetatan secara agresif.

"Tidak ada yang tahu apakah proses ini akan menyebabkan resesi atau jika demikian, seberapa signifikan resesi itu," katanya.

Kenaikan juga datang dengan harapan bahwa inflasi utama akan turun ke 5,4% tahun ini, yang diukur oleh indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi pilihan Fed, yang menunjukkan inflasi sebesar 6,3% pada Juli. Ringkasan proyeksi ekonomi kemudian melihat inflasi turun kembali ke target Fed 2% pada tahun 2025.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Migor Curah Belum Tentu Dihapus, Hingga Rekor Suku Bunga AS


(tfa/sef)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading