Moeldoko Panas Minta Bjorka Dihukum: Jangan Kasih Ampun!

News - cha, CNBC Indonesia
16 September 2022 11:05
Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko saat rapat dengan SKK Migas dan Kementerian ESDM di gedung Bina Graha Jakarta. Selasa (13/9/2022). Doc KSP Foto: Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko saat rapat dengan SKK Migas dan Kementerian ESDM di gedung Bina Graha Jakarta. Selasa (13/9/2022). Doc KSP

Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko buka suara mengenai aksi hacker Bjorka yang dalam beberapa hari terakhir ramai diperbincangkan. Moeldoko lantas memberikan peringatan keras.

Moeldoko sendiri telah bertemu Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian, Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) Edi Witjara, dan Phidi Soepangkat CEO PT Dekstop IP Teknologi Indonesia

Mengutip keterangan resmi KSP, Jumat (16/9/2022), pertemuan tersebut membahas tentang kondisi keamanan siber nasional, dan upaya pengembangan cloud sistem lokal buatan anak negeri bersertifikasi BSSN.

"Siapapun yang menggangu kedaulatan data Indonesia harus ditindak tegas, jangan dikasih ampun. Kedaulatan data di ruang siber adalah perpanjangan tangan dari kedaulatan negara," tegas Moeldoko, Jumat (16/9/2022)

"Kita tidak boleh abai mengatasi ini. Kalau kita abai, kita dianggap lemah," tegas Moeldoko,

Menurut Moeldoko, kasus kebocoran data yang terjadi saat ini menjadi momentum bagi pemerintah untuk membenahi keamanan siber Indonesia, dengan memaksimalkan teknologi anak negeri dan pelibatan para talenta yang menguasai bidang tersebut.

Moeldoko memandang, kejadian pembocoran data yang dilakukan peretas dengan identitas Bjorka, menjadi sinyal nyata untuk pemerintah berbenah diri dan mengatur ulang prioritas keamanan dan perlindungan privasi.

"Kita punya teknologinya, kita juga punya talenta-talenta yang ahli di bidang keamanan siber. Mari kita gerakkan sumber daya itu untuk membangun pondasi demi mewujudkan kedaulatan keamanan siber nasional," kata Moeldoko.

Sementara itu, Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) Edi Witjara mengatakan, pihaknya telah melakukan inovasi dan mengembangkan sebuah cloud system lokal yang diberi nama INTI cloud system.

INTI cloud system, terang dia, merupakan platform layanan cloud dan blokchain inovasi dalam negeri yang sudah dilengkapi dengan keamanan siber, hasil kerjasama pengembangan dengan BSSN.

"Harapannya bisa menjadi kebanggaan keamanan siber nasional," ujar Edi.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Istana: Tidak Ada Data Presiden Jokowi yang Di-Hack


(cha/cha)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading