Putin di Ujung Tanduk, Rekaman Suara Ini Jadi Buktinya

News - Romys Binekasri, CNBC Indonesia
14 August 2022 07:09
Russia's President Vladimir Putin attends a parade marking Navy Day in Saint Petersburg, Russia July 31, 2022. REUTERS/Maxim Shemetov     TPX IMAGES OF THE DAY Foto: REUTERS/MAXIM SHEMETOV

Jakarta, CNBC Indonesia - Perang antara Rusia dan Ukraina terus memanas. Kabar terbaru, Kementerian Pertahanan Ukraina merilis video baru yang berisi penyadapan percakapan antara tentara Rusia di Ukraina mengumpat terkait kegagalan pasukan Putin.

Rekaman tersebut dianggap menjadi bukti semangat tentara Rusia yang hancur. Bahkan, rekaman suara yang disadap Dinas Keamanan Rusia tersebut dibagikan ke sosial media Twitter yang mengungkap bagaimana pasukan Rusia telah gagal menghadapi pasukan pertahanan Ukraina.

Dalam panggilan telepon selama satu menit itu, orang Rusia itu berkata "Drone mereka ada yang di atas ... bayangkan drone atau quadcopter di sana," jelas percakapan itu dikutip dari Express, Minggu (14/8/2022).


"Dan orang-orang kita tidak bisa berbuat apa-apa tentang drone ini. Tidak bisa menghentikan mereka, tidak bisa berbuat apa-apa," lanjutnya.

Bahkan orang Rusia itu juga menambahkan, "Angkatan udara kami kacau," katanya.

"Sebuah helikopter mendekat, menembak sekali dari satu tempat sekitar lima kilometer, dan kemudian pergi," lanjutnya.

Namun sehari sebelum rekaman percakapan itu mengudara, Rusia dikabarkan telah kehilangan 20 pesawat dalam satu hari. Kehilangan pesawat sebanyak itu merupakan yang pertama sejak perang dunia kedua.

Hal ini berasal dari serangan yang dilakukan di pangkalan udara Saky di Krimea pada Selasa, yang menimbulkan kerusakan parah kendati dibantah oleh Kremlin.

Adapun, citra satelit menunjukan setidaknya 10 pesawat dilenyapkan, meskipun laporan menunjukan jumlah total yang jauh lebih tinggi.

Serangan itu kemungkinan akan semakin melemahkan kampanye militer Vladimir Putin, dengan keraguan pasukan Rusia untuk dapat memberikan serangan balasan terhadap Ukraina.

Analis Independen di Oryx menyatakan bahwa empat jet tempur SU-30 SM telah dihancurkan, serta lima pesawat pengebom SU24M, dan pesawat pengintai.

Secara total Setidaknya Oryx memperkirakan Rusia telah kehilangan 47 pesawat sejak menyerang Ukraina pada Februari, di mana seperlima dari kerugian yang tercatat berada di pangkalan Saku di Novofedorivka.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Putin Mengancam Lagi, Rusia Akan Serang Negara Lain?


(RCI/dhf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading