Kementerian, TNI & Polri Diusulkan Pakai Kendaraan Listrik

News - Verda Nano Setiawan, CNBC Indonesia
10 August 2022 12:35
Presiden Jokowi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Indonesia. (Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden) Foto: Presiden Jokowi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Indonesia. (Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT PLN (Persero) terus berupaya mempercepat transisi energi melalui pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Salah satunya dengan mengusulkan penciptaan pasar melalui penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) di beberapa instansi.

Vice President Marketing Intelligence & Economy Analyst PT PLN (Persero), Henri Firdaus mengatakan, untuk mempercepat program kendaraan listrik di Indonesia, setidaknya pihaknya mempunyai sejumlah usulan regulasi.

Misalnya melalui kewajiban menggunakan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional dinas di lingkungan Kementerian/Lembaga serta seluruh BUMN, kawasan pariwisata, bandara, TNI & Polri dan kendaraan publik lainnya.



"Tentunya ini kami juga mencoba apakah ke depan semua kendaraan dinas bisa menggunakan kendaran listrik," kata dia dalam acara Webinar PLN Innovation and Competition in Electricity (ICE), Rabu (10/8/2022).

Selain itu, upaya untuk mempercepat pengembangan kendaraan listrik di Indonesia bisa juga dilakukan dengan insentif pembebasan biaya parkir, tarif toll, dan penyediaan tempat parkir khusus untuk mobil listrik. Pemerintah juga dapat membuat kebijakan seperti pembebasan pajak kendaraan bermotor (PKB) dan biaya balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) untuk semua daerah.

Berikutnya, ia juga mengusulkan pemberian insentif pembuatan peralatan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), pembebasan bea masuk komponen yang belum dapat diproduksi di dalam negeri.




"Pembebasan ganjil genap dan pembebasan menggunakan jalur bus way (Trans Jakarta). Saat ini hanya berlaku di DKI Jakarta," ujarnya.

Untuk diketahui, PLN telah berkolaborasi dengan 14 produsen kendaraan listrik dan Grab Indonesia untuk mendukung transisi energi bersih dengan memasifkan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia.

Kerja sama ini meliputi bundling paket kendaraan listrik dengan layanan home charging dari PLN hingga kolaborasi membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).

Selain itu, kerja sama ini juga mencakup joint study untuk menyusun langkah strategis pengembangan ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) di Indonesia.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Luhut Minta Kawasan Borobudur Pakai Kendaraan Listrik


(pgr/pgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading