Internasional

Kasus Covid Singapura Menggila, Pasien Mulai Membeludak

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
01 July 2022 17:05
Pemberitahuan pembatasan jumlah kelompok untuk menghentikan penyebaran virus corona Covid-19 tergambar pada tiang lampu di Singapura. (AFP via Getty Images/ROSLAN RAHMAN)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kasus Covid-19 di Singapura kembali meningkat. Ini terlihat dari banyak klinik di negara tersebut yang mencatat lebih banyak pasien positif virus corona dalam beberapa minggu terakhir.

Dokter John Cheng, kepala perawatan primer di Healthway Medical Group, mengatakan ada peningkatan bertahap sekitar 10% pada pasien dengan infeksi saluran pernapasan akut di klinik mereka dalam dua minggu terakhir. Healthway memiliki lebih dari 50 klinik dokter umum.

"Ini berbeda dari gelombang terakhir di mana ada lonjakan tiba-tiba yang membuat klinik sulit untuk mengatasinya. Karena itu, mungkin terlalu dini untuk berkomentar karena puncaknya diproyeksikan pada Juli atau Agustus," kata Cheng, mengutip Channel News Asia, Jumat (1/7/2022).


Hal ini juga dialami klinik Fullerton Health dan afiliasinya, yang jumlahnya lebih dari 800 di seluruh negeri. Menurut seorang juru bicara, mereka mengalami peningkatan pasien penyakit pernapasan akut (ISPA) dari Mei hingga Juni.

"Kami akan memantau dengan cermat tingkat ISPA pada bulan Juli karena lebih banyak orang telah kembali dari perjalanan ke luar negeri setelah liburan Juni dan juga merupakan akhir dari musim influenza belahan bumi selatan," kata juru bicara klinik tersebut.

Dokter Lee Joon Loong dari Klinik Medis Paddington mengatakan dalam seminggu terakhir, ia juga melihat lebih banyak pasien Covid-19 daripada selama gelombang Omicron sebelumnya, yang mencapai puncaknya pada Maret.

Sementara itu, dokter Zhang Hao Tian dari 1 Bishan Medical Clinic juga mengatakan melihat peningkatan sekitar 20%-30% dalam kasus virus corona, tetapi peningkatan itu "masih cukup terkendali" dibandingkan dengan gelombang sebelumnya.

Menteri Kesehatan Ong Ye Kung sebelumnya mengatakan Singapura dapat mengharapkan gelombang Omicron baru pada Juli atau Agustus, kemungkinan akan didorong oleh subvarian BA.4 dan BA.5.

Pada Selasa (28/6/2022), Singapura melaporkan 11.504 kasus Covid-19 baru, jumlah infeksi harian tertinggi dalam lebih dari tiga bulan. Ada lebih dari 9.000 kasus harian pada Rabu (29/6/2022) dan Kamis (30/6/2022).


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Bandara Changi Tembus 1 Juta Penumpang Sejak Diserang Covid


(tfa/luc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading