Harga BBM RI Murah, Sri Mulyani Was-was Bocor ke Luar Negeri

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
30 June 2022 13:16
Foto/ Press Statement: Gaji Ke-13 / Youtube : Kementerian keuangan RI Foto: Foto/ Press Statement: Gaji Ke-13 / Youtube : Kementerian keuangan RI

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan rendahnya harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia memberikan risiko kebocoran. BBM bisa diselundupkan ke negara lain.

"Diesel, kita gak tau berapa yang bocor keluar juga. Karena itu barang di market internasional juga ada," ungkapnya usai menghadiri sidang paripurna DPR di Gedung DPR, Kamis (30/6/2022)


Pemerintah mengeluarkan dana sebesar Rp 520 triliun untuk mensubsidi bahan bakar energi. Sehingga tidak ada kenaikan harga untuk BBM, LPG 3 Kg hingga tarif listrik di bawah 3000 VA. Berbeda dengan banyak negara yang tidak memberikan subsidi.

Sri Mulyani meminta kepada PT Pertamina persero agar mengendalikan konsumsi BBM. Sehingga beban terhadap subsidi juga tidak kemudian melonjak.

"Pokoknya yang sekarang ini Pertamina diminta jumlah barang yang disubsidi itu volumenya harus dikendalikan," jelasnya.

Pemerintah masih mencari formulasi agar kebijakan bisa melingkupi keseluruhan, baik secara ekonomi hingga APBN.

"Ini yang kita mintakan Pertamina benahi sistem, strategi komunikasi ke masyarakat untuk memberikan pemahaman. Dan kita juga akan menghitung dampak keseluruhan. Ekonomi, sosial, politik, kemiskinan. Nanti akan cari mana yang terbaik."


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Sering Ditanya Apa Manfaat APBN, Ini Jawaban Sri Mulyani!


(mij/mij)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading