Internasional

Kanada Kirim 2 Kapal Perang ke NATO, Siap Perang Lawan Rusia?

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
27 June 2022 10:01
IVER HUITFELDT/Navalteam.dk

Jakarta, CNBC Indonesia - Kanada mengerahkan dua kapal perang ke Laut Baltik dan Atlantik Utara, Minggu (26/6/2022) waktu setempat. Kapal tersebut akan bergabung dengan dua fregat, HMCS Halifax dan Montreal, yang sudah ada di kawasan itu sebelumnya.

Melansir AFP, langkah ini diambil Kanada untuk memperkuat "sayap timur" aliansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Ini guna menanggapi aksi serangan Rusia ke Ukraina.

Dalam sebuah pernyataan, angkatan laut Kanada mengatakan mengirim Her Majesty's Canadian Ships (HMCS) Kingston dan Summerside. Kedua kapal perang tersebut akan berlayar selama empat bulan.


"Ini sebagai bagian dari langkah-langkah pencegahan di Eropa Tengah dan Timur yang diluncurkan pada 2014 setelah Moskow mencaplok Krimea," kata angkatan laut Kanada, dikutip Senin.

"Hingga Oktober mendatang, kapal-kapal tersebut akan berpartisipasi dalam latihan pembersihan ranjau angkatan laut dan bersiap untuk merespons dengan cepat dan efektif dalam mendukung setiap operasi NATO," tambahnya.

Perlu diketahui sebelum melancarkan serangan ke Ukraina, 24 Februari 2022, Rusia memang telah menganeksasi wilayah Krimea milik Kyiv. Ini juga menimbulkan kecaman dari barat dan sanksi, meski Rusia berdalih telah melakukan referendum di sana.

Sementara itu, dalam perkembangan terbaru, Rusia kini kembali menyerang ibu kota Ukraina Kyiv, Minggu. Sebuah wilayah pemukiman dilaporkan terkena roket.

Ini merupakan kali kedua setelah Rusia memutuskan menarik pasukan dan memfokuskan serangan ke Ukraina Timur pada April. Serangan itu juga merupakan yang pertama dalam tiga minggu.

Dalam laporan AFP serangan tersebut menghancurkan bangunan perumahan. Pejabat setempat mengidentifikasi hal itu dengan serangan rudal.

"Seorang pria tewas dan empat orang, termasuk putri korban yang berusia tujuh tahun, dibawa ke rumah sakit setelah serangan dini hari itu," kata Wali Kota Vitali Klitschko dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, dikutip Senin.

Rusia membantah telah mengenai sasaran sipil. Kementerian Pertahanan Rusia menyebut laporan itu palsu.

Namun, sebelumnya negara itu memang mengumumkan serangan terhadap tiga pusat militer di utara dan barat Ukraina. Termasuk satu di dekat perbatasan dengan NATO dan anggota UE Polandia.

Serangan profil tinggi itu terjadi saat negara-negara Barat memulai KTT G7 di Jerman. Ini kemudian akan diikuti oleh pertemuan para pemimpin NATO di Spanyol.

Perang Rusia dan Ukraina telah menyebabkan krisis energi dan pangan dunia. PBB mencatat sedikitnya 4.000 lebih orang tewas karena pertempuran.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

NATO Tambah Pasukan Di Eropa Timur


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading