Jelang HUT Bhayangkara, Polri Adakan Gowes 508 kilometer

News - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
25 June 2022 09:57
Polri

Jakarta, CNBC Indonesia - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) hari ini mengadakan kegiatan bersepeda 508 kilometer beregu, menjelang Peringatan HUT Bhayangkara ke-76 yang jatuh pada 1 Juli 2022.

Kegiatan yang dinamai Presisi Khatulistiwa ini sesuai dengan semangat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mendukung pemulihan ekonomi dan reformasi struktural demi mewujudkan Indonesia tangguh dan Indonesia tumbuh.

Kegiatan ini sendiri menempuh rute dari Jakarta hingga Semarang selama 24 jam. Irjen Slamet Uliandi menjelaskan kegiatan ini merupakan yang pertama kali digelar Polri.

"Ini menjadi tonggak besar lain dalam sejarah bersepeda Indonesia menempuh 508 kilometer beregu dalam 24 jam, dengan titik start Lapangan Bhayangkara dan finis di Akpol Semarang. Artinya, jarak yang harus tertempuh para peserta dalam setiap jamnya kurang lebih 21,16 kilometer," kata Slamet dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/6/2022).

Jarak dan waktu yang ditentukan dalam Presisi Khatulistiwa ini akan masuk dalam pemecahan rekor MURI sepeda beregu. Ada dua kategori utama, yaitu Tim Arjuna dan Tim Garuda, yang masing-masingnya diikuti oleh peserta dari Mabes Polri, atlet sepeda, dan komunitas sepeda.

"Total peserta dari ketiga kelompok peserta pada kategori Tim Arjuna sebanyak 28 orang. Sementara itu, pada kategori Tim Garuda diikuti 36 orang peserta," terang jenderal bintang dua yang saat ini menjabat sebagai Kepala Divisi TIK Mabes Polri ini.




Rute sepeda beregu ini memiliki 11 titik poin pemberhentian, meliputi Karawang, Pamanukan, Indramayu, Cirebon, Losari, Pemalang, Gringsing, dan Kendal.

"Opsi radius istirahat 55-56 kilometer, dengan kriteria short break selama 15 menit dan long break 45 menit. Tentu pemilihan titik istirahat juga fleksibel tergantung kondisi peserta," jelas Slamet.

Sederet atlet sepeda papan atas juga turut terlibat dalam kemeriahan sepeda beregu Presisi Khatulistiwa, di antaranya Bernard Benyamin Van Aert, Aiman Cahyadi, Dealton Nur Arief Prayoga, Selamat Juangga, Jamalidin Novardianto, dan Terry Yudha Kusuma.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kerugian Capai Rp 97 M, Siapa Tersangka Kasus DNA Pro?


(dpu/dpu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading