Simak Cerita Luhut Saat Diremehkan Anak Buah Raja Salman

News - tps, CNBC Indonesia
25 June 2022 07:10
Konferensi Pers usai memberikan arahan di Business Matching Program Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR), Bali, Jumat (10/06/022). (Dok: Kemenko Marves)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Maritim dan Investasi (Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan membagikan sebuah cerita unik saat berkunjung ke Arab Saudi. Saat itu, Luhut mengaku sempat diremehkan oleh Penasihat Keamanan Nasional Arab Saudi Musaed Bin Mohammed Al-Aiban.

Dalam puncak acara Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia LAGAWIFEST 2022 di Lampung, Kamis (23/6/2022), dia mengatakan pertemuan dengan Al-Aiban terjadi sebelum dirinya menemui Pangeran Mohammed bin Salman, anak dari Raja Salman yang juga putra mahkota Arab Saudi.

"Sebelum saya bertemu, saya ketemu penasihat keamanan nasional MBS (Al-Aiban). Tapi Raja Salman sekarang sakit berat. Nah yang melaksanakan pemerintahan itu anaknya itu yaitu MBS ini," ujar Luhut memulai cerita.



"Saya merasakan tone-nya ke saya seperti gimana ya menganggap kita, 'ah kamu kan eksportir tenaga kerja saja'. Tapi akhirnya saya jengkel saya ambil ini, iPad ini yang saya ambil, dan saya tunjukkan angka-angka ini, kebetulan ada yang berbahasa Inggris," lanjutnya.

Setelah itu, Luhut lantas memberikan penjelasan kepada Al-Aiban terkait Indonesia. Sederet data pun ditunjukkan oleh Luhut, termasuk tingkat pengangguran, penanganan Covid-19, ekspor hingga investasi asing langsung (FDI).

"Jadi kami bukan negara miskin, kami bukan negara yang minta-minta saya bilang. I'm coming here, saya bilang sama dia, saya akan membuat kita saling untung," ujar Luhut.




"Dia bilang wah excellency ini bagus sekali, very impressive, saya nggak tahu bahwa Indonesia begini. Jadi mereka mengapresiasi luar biasa sehingga waktu dia laporan kepada MBS, begitu saya datang di kantornya, terus dia bilang hello my brother, sudah begitu aja, terus foto-foto itu yang peluk-peluk segala macam," lanjutnya.

Lebih lanjut, Luhut menekankan lagi kalau pemerintah Arab Saudi mengapresiasi pencapaian Indonesia.

"Jangan anda pikir saya datang meminta uangmu, nggak. Kamu datang dengan uang, kamu harus datang dengan value added. Jadi sekarang kita berbicara tegak bukan datang mau begini-begini, tidak," katanya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kabar Baik dari Luhut: PPKM Akan Segera Dilonggarkan


(RCI/dhf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading