Ditunggu Lama, Begini Bocoran Pemerintah Kapan Tesla Masuk RI

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
20 June 2022 15:07
Visitors are seen at a Foxconn booth at the World Intelligence Congress in Tianjin, China May 19, 2018. Picture taken May 19, 2018. REUTERS/Stringer  ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. CHINA OUT.

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah masih berusaha menggaet Tesla dan Foxconn masuk berinvestasi di Indonesia. Isu masuknya Tesla ke Tanah Air sudah berlangsung sejak dua tahun lalu.

Hanya saja, perundingan antara pemerintah RI dengan perusahaan ini berlangsung lama sehingga memberi sinyal bahwa negosiasi berlangsung alot.

Lalu pertanyaan pun muncul, kapan target pemerintah RI untuk menyelesaikan negosiasi ini?


"Kita berusaha investasi masuk secepatnya, kira-kira seperti itu," kata Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal Kementerian Investasi / BKPM Yuliot kepada CNBC Indonesia, Senin (20/6/22).

Meski tidak menjelaskan secara rinci kapan batas waktu negosiasi akan rampung, namun Yuliot menjelaskan bahwa ada beberapa syarat yang Pemerintah Indonesia berikan kepada Tesla dan Foxconn. Saat ini, pemerintah RI juga tengah mengadakan konsolidasi internal dari tawaran perusahaan-perusahaan tersebut.

"Gimana pembicaraan Pak Menko Luhut, Pak Menteri Investasi, masih ada tindak lanjut, kita masih liat itu," sebut Yuliot.

RI pun menyiapkan lahan manufaktur untuk Tesla dan Foxconn di Batang, Jawa Tengah.

Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memastikan menyebut Kabupaten Batang bakal menjadi pusat kawasan industri besar.

"Batang akan jadi pusat kawasan Industri terbaik di Indonesia. Di sana akan ada perusahaan-perusahaan besar, seperti LG, Foxconn, Tesla pun Insyaallah akan masuk ke sana dan beberapa perusahaan lain," kata Bahlil di Hotel Alila, Solo, Rabu (18/5/2022) dilansir dari Detik Jateng.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Pabrik Perakit Apple, Foxconn Dipastikan Bangun Pabrik di RI


(dce)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading