Waduh, Google Digugat Lagi dan Diminta Untuk Bayar Triliunan

News - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
18 June 2022 10:00
Infografis: Google Maps Ungkap 8 Pangkalan Militer AS yang Paling Rahasia

Jakarta, CNBC Indonesia - Pengadilan di Mexico City pada hari Jumat memerintahkan Google untuk membayar US$ 245 juta atau Rp 3,6 triliun (kurs Rupiah Rp 14.700) kepada seorang pengacara Meksiko. Raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) itu dituding mengizinkan penyebaran blog mengenai tindakan pencucian uang.

Atas tudingan itu, Google mengatakan akan mengajukan banding atas putusan tersebut. "Kami menyesalkan hukuman itu," kata Google dalam pernyataan singkat seperti dikutip AFP, yang membenarkan adanya denda lima miliar peso (234,25 juta euro).

Google mengatakan putusan itu sewenang-wenang, berlebihan dan tanpa dasar.


Asal tahu saja, penggugat adalah seorang pengacara Meksiko, Ulrich Richter Morales, yang menuduh platform teknologi telah mengizinkan sebuah blog untuk disebarluaskan yang melibatkannya dalam dugaan pelanggaran pencucian uang, penjualan pengaruh dan pemalsuan dokumen.

"Saya tidak bisa berkata-kata. Terima kasih," kata Richter Morales di Twitter. Dia adalah penulis beberapa buku tentang kewarganegaraan, salah satunya berjudul "Warga digital. Berita palsu dan post-truth di era internet."

Richter Morales mengatakan dia telah meminta Google untuk menghapus blog anonim pada tahun 2015. Dia kemudian mengajukan keluhan atas "kerusakan moral" dan menang di pengadilan yang lebih rendah.

Kasusnya bisa sampai ke Mahkamah Agung. Putusan pengadilan Meksiko, tertanggal 13 Juni, "merusak kebebasan berekspresi dan prinsip-prinsip fundamental lainnya," kata Google dalam sebuah pernyataan.

"Kami percaya bahwa pengadilan federal akan bertindak tegas sesuai dengan prinsip-prinsip ini," katanya.

Google telah menghadapi sejumlah keluhan seperti itu di negara lain.

Pada awal Juni, pengadilan federal Australia memerintahkan Google untuk membayar lebih dari 466.000 euro ($ 487.700) kepada seorang politisi Australia yang percaya bahwa dia telah difitnah dalam video oleh seorang komedian yang dihosting di YouTube, yang dimiliki oleh Google.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Nggak Mampu Bayar Utang, Google Versi Rusia Bisa Bangkrut!


(pgr/pgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading