Mobil 'Penghancur' Avanza-Xpander Rilis, Bakal Jadi Raja RI?

News - Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
11 June 2022 16:20
Pengunjung melihat Suzuki Ertiga Hybrid saat peluncurannya di Mall Kelapa Gading 3, Jakarta, Jumat (10/6/2022). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Saat ini, pasar otomotif segmen low MPV semakin memanas. Dikabarkan dalam waktu dekat akan kedatangan pesaing baru yang menguasai segmen di Indonesia.

Produk baru itu datang dari Suzuki dan Hyundai. Untuk Suzuki, produsen yang berbasis di Hamamatsu, Jepang, itu bakal menghadirkan mobil baru berjenis elektrifikasi pada bulan Juni mendatang. Yakni Ertiga Hybrid.

Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), mobil terlaris se-Indonesia Raya sepanjang Januari-Maret 2022 adalah 'kakak sendiri', yaitu Kijang Innova dengan 14.761 unit.


Disusul mobil pick-up keluaran Suzuki, Carry dengan raihan penjualan 14.646 unit. Barulah akhirnya Avanza berhasil meraih posisi ketiga dengan penjualan sebanyak 12.334 unit. Mitsubishi Xpander, yang sempat mengancam Avanza, harus puas terpental dari posisi tiga besar.

Tampaknya Avanza akan menghadapi perseteruan yang makin berat di pasar mobil Indonesia. Pasalnya, Avanza tak lagi bersanding dengan Veloz, sehingga angka pencapaian penjualannya sekarang tak lagi seperti dulu, fantastis!

Tadinya, angka penjualan kedua mobil ini diakumulasi. Menyusul pemisahan produksi, dimana Avanza diproduksi Astra Daihatsu Motor, sementara Veloz diproduksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

"Banyak konsumen butuh MPV tapi desain menginginkan SUV. Makanya Veloz kami pisah, tapi bukan berarti kami menyebut Veloz itu SUV," ujar Anton Jimmi Suwandy, saat peluncuran All New Toyota Avanza dan All New Toyota Veloz akhir tahun lalu.

Di sisi lain, Pemerhati Otomotif Munawar Chalil memilih menganalisis banyaknya faktor yang membuat langkah Avanza kian terseok. Ia mengatakan fenomena ini harus dilihat dari aspek pasar Avanza itu sendiri yang ternyata juga terpengaruh efek domino pandemi Covid-19.

"Pasar Avanza itu selama ini kebanyakan yang beli adalah korporasi untuk keperluan armada dan konsumen karyawan, saat pandemi semuanya kena dampak. Perusahaan menahan belanja dan karyawan banyak yang kena pemotongan gaji hingga PHK," katanya kepada CNBC Indonesia beberapa waktu lalu.

Di tahun 2021, penjualan Toyota Avanza (termasuk Veloz) tercatat paling banyak. Penjualan Toyota Avanza termasuk Veloz tercatat paling banyak di Indonesia. Sepanjang 2021, Toyota melepas Avanza-Veloz sebanyak 66.109 unit.

Disusul Mitsubishi Xpander jadi mobil paling laris kedua di Indonesia dengan penjualan tahun 2021 sebanyak 54.624 unit. Dengan kondisi di tahun 2022, bagaimana peta persaiangannya?

Tahun ini, pesaing-pesaing baru pun sepertinya siap menghadang Avanza dan Xpander. Padahal, bulan Maret lalu, kedua mobil ini sampai harus 'perang' fasilitas promo untuk menarik minat calon konsumen di ajang Jakarta Auto Week.

Belum lagi, sejak berakhirnya diskon 50% Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) mobil per 31 Maret, mulai 1 April. Pada saat bersamaan, mulai 1 April 2022 pemerintah memberlakukan tarif baru PPN menjadi 11%. Akibatnya, harga keduanya melmabung menjauhi level Rp200 jutaan.

Dan, baru-baru ini mobil sedan dari Toyota, yakni Vios nampaknya bakal mendapat penyegaran baru. Uniknya, dari foto bocorannya, terlihat grille di bagian depan lebih besar, mirip seperti Toyota Avanza.

Dilansir dari headlightmap, diduga mobil ini sedang mengaspal di jalanan Thailand. Dari tampilannya, bumper depan juga lebih sporty serta LED yang ramping. Sementara dari belakang tampilan bumpernya memiliki desain baru.

Lalu akan seperti apa persaingan di pasar mobil Indonesia ke depan?

Berikut gambaran kinerja penjualan mobil di Indonesia pada Januari-Maret 2022:

Penjualan Mobil Januari 2022:

1. Suzuki Carry Pick-up: 5.372 unit
2. Mitsubishi Xpander: 5.282 unit
3. Daihatsu Sigra: 5.130 unit
4. Veloz: 4.777 unit
5. Honda Brio: 4.489 unit
6. Kijang Innova: 3.971 unit
7. Toyota Rush: 3.752 unit
8. Mitsubishi Colt L300 PU: 3.734 unit
9. Daihatsu Xenia: 3.512 unit
10. Daihatsu Gran Max PU: 3.362 unit.

Penjualan Mobil Februari 2022:

1. Honda Brio (RS dan Satya): 5.576 unit
2. Suzuki Carry: 4.660 unit
3. Kijang Innova: 4.489 unit
4. Mitsubishi Xpander (termasuk Xpander Cross): 4.187 unit
5. Toyota Rush: 3.811 unit
6. Daihatsu Xenia: 3.646 unit
7. Honda BR-V: 3.514 unit
8. Daihatsu Gran Max Pick Up: 3.493 unit
9. Avanza: 3.061 unit
10. Veloz: 2.863 unit.

Penjualan Mobil Maret 2022:

1. Kijang Innova: 6.301 unit
2. Toyota Avanza: 5.979 unit
3. Honda BR-V: 4.865 unit
4. Suzuki Carry Pick-up: 4.614 unit
5. Toyota Rush: 4.591 unit
6. Honda Brio (RS dan Satya): 4.283 unit
7. Mitsubishi Xpander (termasuk Xpander Cross): 4.151 unit
8. Daihatsu Terios: 3.741 unit
9. Toyota Calya: 3.521 unit
10. Daihatsu Gran Max Pick-up: 3.493 unit.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

3 Tahun Lagi, Avanza Cs Bekas Bakal Susah Didapat lho..


(RCI/dhf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading