Harga Minyak Goreng Kapan Murah? Luhut Target 2-3 Minggu

News - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
05 June 2022 19:58
Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan meresmikan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang dibangun PT PLN (Persero) di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah pada Sabtu (4/6). SPKLU Fast Charging yang berada di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) ini merupakan SPKLU Green Tourism  Pertama di Pulau Jawa. Green tourism merupakan konsep wisata yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. 
(CNBC Indonesia/Verda Nano Setiawan)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan optimistis harga minyak goreng curah di tingkat masyarakat akan terus membaik ke depan.

"Jadi kita melihat dalam 2-3 minggu ke depan ini situasi secara bertahap akan terus menjadi tambah baik," ujarnya dalam konferensi pers online, Minggu (5/6/2022).

Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan tim, sepakat realisasi distribusi di lapangan merupakan kunci pengendalian yang terbaik. Sebagai contoh, di wilayah Banten dan Jawa Tengah, harga minyak goreng curah sudah mendekati harga eceran tertinggi (HET).


Harga eceran tertinggi minyak goreng curah saat ini ditetapkan sebesar Rp 14.000 per liter atau Rp 15.500 per kg.

Hal ini terjadi karena distribusi dari produsen ke distributor besar 1 (D1) menuju distributor 2 (D2) hingga ke pengecer telah berjalan lancar.

Sementara itu, kejadian berbeda terjadi di Jakarta, di mana harga minyak goreng curah relatif lebih tinggi dari HET. Menurut Luhut, hal ini terjadi karena rasio barang yang diterima hingga tingkat pengecer menurun drastis.

"Hal ini mengindikasikan ada barang yang ditimbun dan didistribusikan di luar wilayah target titik distribusi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Ini sekarang kita kejar, tetapi tetap ketersediaan minyak goreng kami dorong di lapangan." pungkasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Sah! Bahan Baku Migor Resmi Dilarang Ekspor, Sampai Kapan?


(dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading