Internasional

Tok! Uni Eropa Resmi Jatuhkan Paket Sanksi Keenam untuk Rusia

News - luc, CNBC Indonesia
03 June 2022 19:35
uni eropa Foto: REUTERS/Paul Hackett/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Dewan Eropa akhirnya resmi memberlakukan paket sanksi keenam untuk Rusia sebagai buntut serangannya terhadap Ukraina. Dewan Eropa adalah badan politik teratas Uni Eropa yang mewadahi 27 negara Benua Biru.

Josep Borrell, Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan, mengatakan paket sanksi tersebut akan kian membatasi ruang gerak Kremlin untuk membiayai perangnya dengan sanksi ekonomi lebih lanjut.

"Kami melarang impor minyak Rusia ke UE dan dengan ini memotong sumber pendapatan besar-besaran bagi Rusia. Kami memotong lebih banyak bank utama Rusia dari sistem pembayaran internasional SWIFT," katanya, mengutip CNN International, Jumat (3/6/2022).


Kami melarang impor minyak Rusia ke UE dan dengan ini memotong sumber pendapatan besar-besaran bagi RusiaJosep Borrell

"Kami juga memberikan sanksi kepada mereka yang bertanggung jawab atas kekejaman itu, yang terjadi di Bucha dan Mariupol, dan melarang lebih banyak aktor disinformasi yang secara aktif berkontribusi pada propaganda perang Presiden Putin," imbuhnya.

Perlu diketahui, paket sanksi keenam ini sempat tertahan akibat penolakan sejumlah negara, khususnya terkait embargo minyak.

Hungaria menjadi negara yang paling vokal menolak. Alasannya, negara tersebut sangat bergantung pada pasokan minyak Rusia melalui pipa karena tidak memiliki wilayah laut yang memungkinkannya mencari sumber minyak dari negara lain.

Namun akhirnya, Hungaria sepakat dengan paket sanksi tersebut karena mendapat keistimewaan dari Uni Eropa. Setelah perdebatan selama berminggu-minggu, aliansi tersebut berkompromi untuk tetap membolehkan pasokan minyak Rusia mengalir melalui pipa.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Nah Lho! Uni Eropa Terpecah Soal Sanksi untuk Minyak Rusia


(luc/luc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading