Internasional

Mengupas Data Penembakan Massal di AS, Ada Ratusan Tiap Tahun

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
03 June 2022 17:00
A police officer consoles a person at the family reunion location, Memorial High School, after a shooting at the Saint Francis hospital campus, in Tulsa, Oklahoma, June 1, 2022.   REUTERS/Michael Noble Jr.

Jakarta, CNBC Indonesia - Penembakan massal masih terus terjadi di Amerika Serikat (AS). Terbaru, penembakan terjadi di wilayah Iowa dan Wisconsin yang menewaskan tiga orang.

Hal ini pun mengejutkan dunia. Pasalnya, beberapa hari sebelumnya terjadi rentetan penembakan fatal di New York, Texas, dan Oklahoma. Ketiga penembakan itu menewaskan hingga 30 korban jiwa.


Mengutip data lembaga Arsip Kekerasan Senjata, telah terjadi sekitar 230 kasus penembakan massal pada tahun 2022 ini. Penembakan massal sendiri didefinisikan sebagai kejadian penembakan yang melukai atau menewaskan empat orang atau lebih.

"Tidak satu minggu pun di tahun 2022 telah berlalu tanpa setidaknya empat penembakan massal," tulis laporan The Washington Post, Jumat (3/6/2022).

Dalam data yang diperoleh per bulannya, di bulan Januari 2022, terjadi 34 penembakan massal. Kemudian pada Februari 2022 tercatat ada 36 insiden dan pada Maret 42 penembakan.

Survivors hugs their family members and friends at the Cornerstone Baptist church parking lot after a  shooting outside the church in Ames, Iowa, U.S. June 2, 2022. Picture taken June 2, 2022.  Nirmalendu Majumdar/USA Today Network via REUTERS.   NO RESALES. NO ARCHIVES. MANDATORY CREDITFoto: via REUTERS/NIRMALENDU MAJUMDAR/USA TODAY NE

Pada April ditemukan 57 kasus penembakan massal. Memasuki Mei, AS mengalami hingga 61 kasus. Salah satunya adalah penembakan di sekolah Uvalde Texas yang menewaskan 19 murid dan dua guru.

Di awal Juni, insiden penembakan yang baru dapat dirangkum terjadi pada Kamis, 2 Juni 2022. Dalam satu hari yang sama, dua penembakan terjadi di Iowa dan Wisconsin. Di Iowa, penembakan menyebabkan tiga orang tewas sementara di insiden di Wisconsin membuat dua orang terluka.

Presiden AS Joe Biden sendiri saat ini sedang mendesak Kongres untuk melarang senjata api serbu, memperluas pemeriksaan latar belakang, dan menerapkan langkah-langkah pengendalian senjata lainnya untuk mengatasi penembakan massal. Ia menyebut sudah terlalu banyak kasus penembakan dan ingin agar insiden ini dihentikan.

 

Data kasus penembakan di AS 2022

BulanJumlah PenembakanHari Tanpa Penembakan
Januari3413
Februari368
Maret4210
April579
Mei615

Data penembakan massal di AS periode Januari-Mei

TahunJumlah Penembakan Massal
201491
2015116
2016121
2017141
2018106
2019147
2020155
2021240
2022232

Sumber: The Washington Post


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Mengintip Sejarah Kelam Kasus Penembakan di Sekolah AS


(luc/luc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading