Bocoran Pabrik Rp 3,3 Triliun Nestle, Jadi Pabrik Terbesar?

News - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
29 May 2022 15:30
FILE --- The Logo of food and drinks giant Nestle, is seen at its headquarter in Vevey, Switzerland, on February 22, 2007. During the first nine months of 2007, consolidated sales of the Nestle Group amounted to CHF 78.7 billion, an increase of +9% over the comparable period of 2006, as the company reported on Thursday, October 18, 2007. (KEYSTONE/Laurent Gillieron)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Nestle Indonesia tengah memulai pembangunan pabrik terbarunya. Pabrik keempat di Indonesia ini akan dibangun di Batang, Jawa Tengah.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa pembangunan pabrik tersebut dalam rangka peningkatan kapasitas pabrik sebesar 25% atau 775.000 ton senilai CHF 220 juta atau setara Rp 3,3 triliun (Rp 15.193/CHF atau Swiss Franc).

Pabrik ini akan dibangun di atas tanah seluas 20 hektare rencananya beroperasi secara penuh pada 2023. Pabrik akan menjadi sarana memproduksi susu cair dan minuman siap konsumsi.


Ia berharap kerja sama bisa bermanfaat bagi peternak sapi perah dan ekonomi pedesaan di Jawa Tengah. Pada akhirnya, investasi bisa menciptakan efek berlapis terhadap ekonomi Indonesia.

"Pola kerja sama antara investor dengan pelaku usaha di daerah tempat berinvestasi ini yang menjadi fokus Kementerian Investasi," kata Bahlil, dikutip Minggu (29/5/2022).

Dalam pertemuan tersebut, Head of Operations Nestle Magdi Batato menyampaikan apresiasinya terhadap Kementerian Investasi/BKPM atas dukungan dan fasilitasi investasi Nestle di Indonesia mulai dari groundbreaking sampai dengan saat ini, termasuk dalam proses perizinan investasi.

"Kami sangat berharap agar tim Kementerian Investasi/BKPM dapat terus bekerja sama dan menjalin komunikasi yang baik untuk Nestle Indonesia didirikan pada tahun 1971 serta telah mempekerjakan sekitar 3.700 karyawan," ujar Batato.

Saat ini, Nestle telah memiliki 3 Pabrik di Panjang (Lampung), Karawang, dan Kejayan (Jawa Timur).

Sebagai salah satu investor asal Swiss yang terbesar, Nestle diharapkan dapat menjadi salah satu perusahaan swasta percontohan yang mendukung Pemerintah dalam memperkuat program penguatan pangan di Indonesia serta terus meningkatkan investasinya di Indonesia.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Makin Banyak Perusahaan Setop Bisnis di Rusia, Siapa Lagi?


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading