Sri Mulyani Temui DPR Bahas Lonjakan Harga Minyak, BBM Naik?

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
19 May 2022 10:05
Kementerian Keuangan Rapat dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR dalam penyampaian dan pengesahan Laporan Panja-panja dalam rangka Pembahasan Pembicaraan Pendahuluan RAPBN 2021 DAN RKP Tahun 2021.  (CNBC Indonesia/Lidya Julita Sembiring)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasca libur hari raya Idul Fitri 1443 hijriah, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali melaksanakan tugasnya. Hari ini, ia datang ke Badan Anggaran DPR RI.

Dalam pertemuan ini, Sri Mulyani dan Banggar akan membahas mengenai perkembangan perekonomian dan geopolitik saat ini yang berdampak terhadap peningkatan harga minyak mentah dan gas.


Dengan kondisi ini, maka Sri Mulyani merasa perlu untuk melakukan perubahan anggaran terutama untuk energi dalam APBN 2022. Pembahasan awal akan dimulai di Banggar.

"Rapat Kerja dengan Menteri Keuangan, terkait Persetujuan Tambahan Kebutuhan Anggaran dalam Merespon Kenaikan Harga Komoditas," tulis agenda Banggar yang diterima CNBC Indonesia, Kamis (19/5/2022).

Sebelumnya, Bendahara Negara ini menyebutkan akibat perang Rusia dan Ukraina harga minyak dunia naik hingga di atas US$ 100 per barel, sedangkan asumsi APBN hanya US$ 63 per barel. Perbedaan yang sangat jauh sekali.

Begitu juga dengan listrik yang tidak terjadi perubahan harga meskipun komponennya seperti batubara harganya sudah tembus di atas US$ 200 dolar.

"Implikasinya nanti postur APBN-nya berubah. Dalam dua bulan ke depan, kita akan bicara dengan DPR lagi. Kita sudah bicara di sidang kabinet mengenai bagaimana postur 2022 ini akan bergerak, berubah," pungkas Sri Mulyani pekan lalu melalui keterangan resmi.

Apabila anggaran tambahan tidak disetujui, maka konsekuensinya adalah harga BBM jenis Pertalite dan Solar harus naik. Ada kemungkinan tambahan anggaran untuk subsidi menggunakan dana PC PEN.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Sri Mulyani Usul ke DPR: Tambah Subsidi & Bansos, Utang Turun


(mij/mij)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading