Negara G7 Tegaskan Tak Akui Wilayah Caplokan Rusia di Ukraina

News - Tommy Sorongan, CNBC Indonesia
15 May 2022 16:15
A view shows residential buildings damaged during Ukraine-Russia conflict in the southern port city of Mariupol, Ukraine May 12, 2022. Picture taken with a drone. REUTERS/Pavel Klimov

Jakarta, CNBC Indonesia - Kelompok tujuh negara yang tergabung dalam G7 menegaskan kembali sikapnya yang menentang Rusia dalam serangannya ke Ukraina. Bahkan, kelompok tujuh negara demokrasi besar itu menekankan tak akan akui wilayah yang dicaplok Moskow di negeri jirannya itu.

Dalam sebuah pernyataan bersama, kelompok yang beranggotakan Amerika Serikat (AS), Jepang, Kanada dan beberapa negara Eropa itu menyatakan terus membantu Ukraina dalam menahan serangan Rusia.

"Kami teguh dalam solidaritas kami dan dukungan kami untuk Ukraina karena mempertahankan diri terhadap perang agresi Rusia yang tidak dapat dibenarkan, tidak beralasan dan ilegal, dan juga perang yang melibatkan Belarus," ujar pernyataan bersama itu dikutip dari situs Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Jerman, Minggu (15/5/2022).


"Kami tidak akan pernah mengakui perbatasan yang Rusia coba ubah dengan agresi militer, dan akan menjunjung tinggi keterlibatan kami dalam mendukung kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina, termasuk Krimea, dan semua negara."

Lembaga itu juga menggambarkan dampak global yang dirasakan dari serangan Moskow itu. G7 menyebut ada kenaikan harga pangan yang tinggi sehingga mengancam masyarakat miskin di beberapa belahan dunia.

"Perang agresi Rusia terhadap Ukraina serta tindakan sepihaknya yang menahan ekspor pertanian Ukraina, menyebabkan kenaikan harga yang tajam di pasar komoditas dan ancaman yang sekarang kita lihat terhadap ketahanan pangan global," tekan lembaga itu.

"Kami menggarisbawahi bahwa sanksi dan kontrol ekspor kami terhadap Rusia tidak dan tidak akan menargetkan ekspor penting input pangan dan pertanian ke negara-negara berkembang."

Lebih lanjut, lembaga itu juga meminta agar Rusia segera menghentikan serangannya. Pasalnya, serangan itu menurut G7 merupakan serangan yang ilegal.

Selain itu, G7 juga terus berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada Ukraina demi membantu rekonstruksi pasca serangan Moskow.

"Kami mengulangi permintaan kami agar Rusia mengakhiri perang yang dimulai tanpa alasan dan untuk mengakhiri penderitaan tragis dan hilangnya nyawa yang terus ditimbulkannya," ungkap lembaga itu lagi.

"Kami terus menyediakan dukungan finansial dan ekonomi yang substansial bagi Ukraina untuk memperkuat ketahanan ekonominya."


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Negara G7 Sepakat Hukum Rusia, Seperti Apa?


(vap/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading