Ada Kabar Baik dari Kemenkes Soal Hepatitis Akut Misterius RI

News - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
15 May 2022 10:15
Ini gejala dan cara penanganan Hepatitis Akut

Jakarta, CNBC Indonesia - Hepatitis akut misterius diketahui sudah ditemukan di Indonesia. Namun berdasarkan pantauan, penyakit itu tak terkait dengan vaksin Covid-19.

"Itu tidak benar, tidak ada bukti hepatitis ini berhubungan dengan vaksin covid-19. Memang ada berhubungan dengan virusnya, namun itupun belum ada bukti berhubungan secara langsung, karena masih mungkin ini kejadian yang bersamaan, namun bukan penyebab pastinya," kata Hanifah Oswari, spesialis anak dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dalam konferensi pers Kementerian Kesehatan beberapa waktu lalu.

Penyakit ini sudah ditemukan di beberapa negara dan telah dilaporkan oleh WHO. Hepatitis akut itu ditemukan menyerang anak-anak usia di bawah 16 tahun.


Di Indonesia sendiri, dalam laporan belum lama ini telah teridentifikasi sebanyak 18 kasus. Direktur Utama RS Sulianti Saroso, Muhammad Syahril menyebutkan jumlah tersebut tersebar di beberapa wilayah.

Kasus terbanyak ditemukan di DKI Jakarta dengan 12 orang. Sementara itu penyakit tersebut juga ditemukan di Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara dengan masing-masing satu kasus.

"Sampai ini 18 kasus yang hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya. Ini satu probable satu orang, kemudian pending case 9, disisihkan itu 7 orang. Sebanyak 1 orang," kata Syahril pada Jumat (13/5/2022).

Dalam kesempatan itu, Syahril juga menyatakan untuk masyarakat tenang namun tetap waspada. Selain juga melakukan tindakan pencegahan termasuk menjaga kebersihan.

Misalnya saja melakukan cuci tangan dan memasak masakan hingga matang. Ini dilakukan karena penyebaran hepatitis lewat pencernaan.

"Karena penyebaran hepatitis melalui saluran pencernaan sering cuci tangan merupakan kewajiban untuk kita mencegah, masak sampai matang, anak-anak disuapi harus menjaga kebersihan tangan, higienis makanan tetap terjaga," kata Syahril.

Protokol kesehatan yang dilakukan pada pandemi, juga harus diterapkan untuk pencegahan penularan Hepatitis Akut ini. Karena menurut Syahril, pemerintah Inggris menyebutkan penyebaran penyakit ini dilakukan lewat saluran pernapasan.

"25 persen diduga pemerintah Inggris penyebaran lewat saluran pernapasan maka memakai masker menjaga jarak menghindari kerumunan," jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kemenkes Beberkan Kronologi 3 Kasus Hepatitis Misterius di RI


(npb/npb)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading