Internasional

Pacar Putin Dijatuhi Sanksi oleh Inggris, Siapa Dia?

News - Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
14 May 2022 16:30
FILE - In this Thursday, Nov. 4, 2004 file photo President Vladimir Putin, left, speaks with gymnast Alina Kabaeva at a Kremlin banquet in Moscow, Russia. Alina Kabayeva, the Olympic gold gymnast whose relationship with Russian President Vladimir Putin is the subject of wide speculation, is resigning from her seat in the national parliament. Russian news reports say Kabayeva on Monday, Sept 15, 2014,  asked to step down in order to undertake other unspecified work. (AP Photo/ITAR-TASS, Presidential Press Service, File)

Jakarta, CNBC Indonesia - Alina Kabaeva yang dirumorkan kekasih sekaligus ibu dari beberapa anak Presiden Rusia, Vladimir Putin, dijatuhi sanksi oleh Inggris.

Inggris memberi sanksi kepada Alina Kabaeva, sebagai bagian dari tindakan keras terhadap orang-orang yang dekat dengan presiden Rusia tersebut.

Mengutip laporan Wall Street Journal (WSJ), Jumat (13/5/2022), langkah tersebut merupakan bagian dari upaya yang lebih luas oleh sekutu Barat dalam meningkatkan tekanan pada Putin untuk mengakhiri perang di Ukraina.


Setelah awalnya menargetkan oligarki Rusia dan tokoh bisnis terkenal lainnya, pemerintah Barat mengalihkan fokus mereka ke individu yang secara pribadi dekat dengan Putin atau terhubung secara finansial dengannya.

Kantor Luar Negeri Inggris mengatakan bahwa mereka juga telah memberikan sanksi kepada Kabaeva dan mantan istri Putin, Lyudmila Ocheretnaya, bersama dengan beberapa sepupu Putin.

Pemerintah Inggris mengatakan Kabaeva diduga memiliki hubungan pribadi yang dekat dengan Putin dan dikabarkan menjadi pasangannya.

Langkah itu membuat London lebih berani dari Washington, yang menunda pemberian sanksi kepada Kabaeva karena khawatir hal itu dapat meningkatkan permusuhan antara Rusia dan AS.

Seorang pejabat administrasi Biden mengatakan bahwa AS terus mempertimbangkan untuk memberikan sanksi kepada Kabaeva, tetapi menolak berkomentar lebih lanjut.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah mendorong sekutu untuk mengambil garis keras terhadap Kremlin dan Putin atas perang di Ukraina. Inggris awalnya lambat untuk memberikan sanksi kepada oligarki Rusia, tetapi mengubah undang-undangnya untuk mempermudah pembekuan aset mereka.

"Pada kenyataannya, Putin bergantung pada jaringan keluarga, teman masa kecil, dan elit terpilih yang telah mendapat manfaat dari pemerintahannya dan pada gilirannya mendukung gaya hidupnya," kata keterangan Pemerintah Inggris.

Nenek dari Kabaeva, Anna Zatseplina, akan menjadi target selanjutnya. Pemerintah Inggris mengatakan dia telah menerima sebuah flat mewah di Moskow dari sekutu lain Putin yang terkena sanksi.

Pemerintah juga memberikan sanksi kepada Igor dan Roman Putin, dua sepupu Putin dan teman dekatnya, Alexander Plekhov, yang menurut dugaan Inggris diuntungkan dari perlindungan negara.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Memanas! Putin Rilis 'Senjata' Baru Targetkan Pesawat Barat


(luc/luc)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading