Bali Libur Lebaran: Hotel 'Meledak', Orang-Orang Membeludak!

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
10 May 2022 14:30
Tourists wearing face masks carry their surfboard at Kuta beach, Bali, Indonesia on Thursday, July 9, 2020. Indonesia's resort island of Bali reopened after a three-month virus lockdown Thursday, allowing local people and stranded foreign tourists to resume public activities before foreign arrivals resume in September.(AP Photo/Firdia Lisnawati)

Jakarta, CNBC Indonesia - Okupansi kamar hotel di Bali selama momen liburan Idul Fitri 1443 H mengalami peningkatan yang signifikan. Pengusaha hotel juga optimistis pemulihan sektor pariwisata bisa pulih di 2022 melihat banyak acara pertemuan internasional yang diselenggarakan.

Wakil Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali I Gusti Agung Rai Suryawijaya, mengatakan peningkatan wisatawan domestik dan mancanegara sangat signifikan ke Bali, sehingga okupansi hotel juga melonjak.

"Kita pantau setiap hari selama Idul Fitri 1443 H, untuk wisatawan domestik naik signifikan dari 8.000 menjadi 18.000 orang per hari melalui jalur udara, sementara jalur darat 15 ribu per hari," kata I Gusti Agung, kepada CNBC Indonesia, Selasa (10/5/2022).


Sementara untuk wisatawan mancanegara sudah meningkat mencapai 4.000 an orang per hari. Sehingga tingkat hunian hotel yang tadinya hanya 30% menjadi 60%.

"Bahkan beberapa hotel ada yang sampai 80%, tapi kalau rata-rata Bali itu 60%," jelasnya.

Meski pasca lebaran jumlah wisatawan domestik turun menjadi 12 ribuan orang per hari, menurut I Gusti Agung tahun ini sudah menjadi bangkitnya pariwisata di Bali.

Pasalnya, banyak acara pertemuan Internasional yang akan diselenggarakan sampai akhir tahun. Seperti acara Global Platform Disaster Risk Reduction yang diselenggarakan UN di Bali pada bulan Mei, berlanjut dari Juni sampai November rangkaian acara pertemuan G20, lalu ditutup akhir tahun Natal dan Tahun Baru 2022/2023. Sehingga kunjungan ke Bali diperkirakan masih terus terjaga.

Indikator lainnya seperti adanya kemudahan Visa On Arrival, di Bali sudah meningkat menjadi 42 negara untuk Wisman dan free visa untuk negara Asean. Hingga berbagai syarat kemudahan lainnya seperti bebas antigen dan PCR bagi wisatawan dalam negeri, dan hari libur sekolah pada Juli dan Agustus.

"Kebetulan saya di tim percepatan pemulihan dan pariwisata ekonomi Bali, kita gagas agak Bali kembali seperti semula," katanya.

Dari data Badan Pusat Statistik Bali, menunjukkan kunjungan wisman pada bulan Maret naik ribuan persen menjadi 14.620 orang dari bulan sebelumnya. Sementara tingkat penghunian kamar hotel berbintang pada bulan Maret mencapai 21,9% naik dari bulan lalu yang hanya 14,8%


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Bersiap..! Pintu Kedatangan Internasional Bali Kembali Dibuka


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading