Internasional

Papua & Sulteng Alasan AS Terbitkan Travel Advosry ke RI

News - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
28 April 2022 20:54
Presiden AS Joe Biden, Jumat (25/3) bertemu dengan pasukan Amerika selama kunjungannya ke Polandia untuk mendukung tanggapan sekutu terhadap krisis kemanusiaan dan hak asasi manusia. (REUTERS/EVELYN HOCKSTEIN)

Jakarta, CNBC Indonesia - Amerika Serikat (AS) menerbitkan Travel Advisory terbaru untuk Indonesia dengan status Level 2: Exercise increased caution atau meningkatkan kewaspadaan seiring dengan risiko terorisme dan bencana alam.

Berdasarkan Travel Advisory yang dirilis Departemen Luar Negeri AS pada 25 April 2022 tersebut, teroris terus merencanakan kemungkinan serangan di Indonesia. Mereka dapat menyerang dengan atau tanpa peringatan, menargetkan kantor polisi, tempat ibadah, hotel, bar, klub malam, pasar/pusat perbelanjaan, dan restoran.

Tak hanya itu, pemerintah AS juga mengingatkan bencana alam dapat mengganggu kegiatan warganya di Indonesia. "Bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, atau letusan gunung berapi dapat mengakibatkan terganggunya transportasi, infrastruktur, sanitasi, dan ketersediaan layanan kesehatan," tulis pengumuman tersebut.


Sementara itu, wilayah Sulawesi Tengah dan Papua mendapat perhatian khusus dengan status Level 3: Reconsider travel atau menyarankan warga AS untuk mempertimbangkan kembali rencana kunjungan ke dua provinsi itu akibat kerusuhan sipil.

"Penembakan terus terjadi di wilayah antara Timika dan Grasberg di Papua. Di Sulawesi Tengah dan Papua, demonstrasi dan konflik dengan kekerasan dapat mengakibatkan cedera atau kematian bagi warga AS. Hindari demonstrasi dan keramaian," tulis pemerintah AS.

Pemerintah AS menyatakan kemampuan untuk memberikan layanan darurat kepada warga AS di Sulawesi Tengah dan Papua terbatas. Hal itu dikarenakan pegawai pemerintah AS harus mendapatkan izin khusus sebelum bepergian ke daerah tersebut.

Dalam pengumuman yang sama, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) telah menetapkan Indonesia memiliki tingkat Covid-19 sedang. Adapun, warga AS disarankan untuk tetap memeriksa status Covid-19 secara lebih saksama, di samping mencari informasi lainnya, seperti soal bencana di situs resmi Badan Geologi Indonesia.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

DPRD Jayapura Bentuk Pansus Pengkajian Pemindahan Ibu Kota


(pgr/pgr)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading