Dua Menteri Jokowi Buka Suara Soal Mafia Bibit, Beneran Ada?

News - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
27 April 2022 05:35
Menteri BUMN Erick Thohir (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan ada mafia bibit di sektor pertanian. Sindikat ini yang menjadi biang kerok hasil panen kurang optimal lantaran petani mendapat bibit yang salah.

"Bibit pun ada mafianya. Banyak petani mendapatkan bibit yang hybird, yang salah sehingga ketika tumbuh tidak baik," kata Erick


Erick sendiri tidak secara spesifik menjelaskan mafia yang dimaksud. Namun, Erick meminta dengan tegas kepada PT Pupuk Indonesia (Persero) untuk memperketat pengawasan distribusi bibit agar petani tidak dirugikan.

"PT Pupuk Indonesia memberikan pupuk tetap waktu, memberikan pupuk yang benar," kata Erick.

Erick lantas menekankan pentingnya memperhatikan kesejahteraan petani agar ketahanan pangan tetap terjaga. Menurutnya, para petani tak lagi bisa dijadikan sebagai objek, melainkan lebih dari itu.

"Tadi saya sampaikan pangan akan menjadi ancaman, karena itu kita punya yang namanya program Makmur, di mana petani mendapat pembiayaan dari bank Himbara," kata Erick.

Selain itu, Erick menilai perusahaan pelat merah dan sektor swasta harus menjadi offtaker terhadap sejumlah hasil pertanian untuk beberapa komoditas seperti jagung, padi, kopi, kelapa sawit, gula, dan tepung.

Pernyataan Erick Thohir sendiri telah direspons oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Sang menteri bahkan terlihat bingung untuk menjawab tuduhan tersebut dan langsung melemparkan pertanyaan kepada jajaran Eselon I.

"Apa jawabnya itu ya, yang harus jawab si Erick ya menurut saya. Ini Dirjen Tanaman Pangan? Ada mafia gak disini? Peternakan? Sekjen?" tanyanya dalam tayangan video yang dipublikasikan Humas Kementerian Pertanian

Pertanyaan serupa dilontarkan kepada beberapa pejabat Eselon I Kementan lainnya, yakni Sekjen Kementan Kasdi Subagyono, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Nasrullah, Direktur Jenderal Perkebunan Ali Jamil, semua kompak menjawab tidak ada mafia, termasuk Kepala Badan Karantina Pertanian Bambang.

"Karantina menjamin yang palsu-palsu dimusnahkan, ngga ada itu," kata Bambang.

Syahrul pun kembali mempertanyakan kesiapan jajarannya dalam mempertanggung jawabkan pernyataannya.

"Siap 100 % tanggung jawab," jawab jajarannya.

Mendengar jawaban itu, Syahrul menyerahkan pernyataan mafia pangan itu kepada Menteri BUMN Erick Thohir. Ia enggan menjawab lebih rinci apa yang dimaksud Erick.

"Jadi aku gak menjawab apa yang disampaikan Erick, silakan aja. Karena mungkin yang dimaksud siapa, gitu. Jadi saya ngga menjawab," ujarnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Mentan Curhat Soal Polemik Pupuk: Kementan Terus Disalahkan!


(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading